Balai Karantina NTB Pastikan Pengiriman Sapi Melalui Gili Mas Bebas Dari Pungli
- 15 Apr 2026 09:07 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat – Aktivitas pengiriman sapi melalui jalur Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat, terus menjadi perhatian serius pemerintah dalam menjamin kelancaran distribusi sekaligus menjaga integritas layanan publik. Proses pengiriman tidak hanya menyangkut aspek ekonomi peternak, tetapi juga menyangkut pengawasan ketat terhadap kesehatan hewan serta transparansi pelayanan.
Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Nusa Tenggara Barat, drh. Ina Soelistyani, menegaskan pihaknya berkomitmen penuh dalam menjaga pelayanan bebas dari praktik pungutan liar (pungli). Ia menyebut reformasi birokrasi telah menjadi landasan utama dalam memperkuat sistem kerja yang bersih dan profesional.
“Kami tentunya sangat berkomitmen sudah melakukan reformasi birokrasi sehingga penjaminan untuk tidak adanya pungli di karantina itu menjadi konsen kami dan integritas adalah yang utama,” ujar drh. Ina saat ditemui RRI di kantor Balai Karantina NTB, Selasa 14 April 2026.
Menurutnya, pengawasan di pintu keluar masuk hewan ternak seperti Pelabuhan Gili Mas dilakukan secara ketat dan berlapis. Hal ini untuk memastikan setiap sapi yang dikirim telah memenuhi standar kesehatan dan kelayakan distribusi sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia juga menekankan transparansi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat, khususnya para peternak dan pelaku usaha.
“Integritas adalah yang utama dalam setiap pelayanan kami,” katanya menegaskan.
Dengan komitmen tersebut, Balai Karantina NTB berharap proses pengiriman sapi dari Lombok Barat dapat berjalan lancar, aman, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat. Ke depan, penguatan sistem pengawasan dan pelayanan berbasis integritas akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari reformasi berkelanjutan.
Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat pemerintah hadir untuk melindungi kepentingan peternak dan memastikan distribusi ternak berjalan secara adil dan transparan.
“Kami ingin pelayanan karantina benar-benar memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi masyarakat,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....