Direksi Baru RSUD NTB Tancap Gas, Siap Benahi SDM dan Layanan
- 14 Apr 2026 15:02 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Direksi Baru RSUD NTB
- Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB
- Perbaikan SDM dan Layanan
RRI.CO.ID, Mataram - Jajaran direksi baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai bergerak cepat usai dilantik. Pembenahan menyeluruh disiapkan, dengan fokus utama pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan kualitas layanan.
Direktur RSUD Provinsi NTB, drg. H. Asrul Sani, M.Kes, mengatakan langkah awal yang dilakukan adalah mendalami kondisi internal rumah sakit. Ia menegaskan, pihaknya tidak ingin terburu-buru mengambil kebijakan tanpa memahami persoalan secara utuh.
“Kami masih berproses. Sekarang fokus mendalami kondisi di rumah sakit, sekaligus menyusun struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) yang baru,” kata Asrul, usai bersilaturahmi dengan Sekretaris Daerah NTB, Selasa, 14 April 2026.
| Baca juga: Kerusakan MRI Jadi Perhatian Pemkot Mataram |
Menurutnya, penyusunan SOTK menjadi hal mendesak mengingat seluruh jajaran direksi baru saja dilantik. Struktur organisasi yang baru dinilai penting untuk menyesuaikan kebutuhan layanan dan tantangan yang dihadapi rumah sakit ke depan.
“Karena kami baru dilantik, tentu harus menyusun kembali struktur organisasi yang sesuai dengan kebutuhan pelayanan,” ujarnya.
Di sisi lain, Asrul memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Namun, peningkatan kualitas akan terus dilakukan secara bertahap, baik dari sisi sarana prasarana maupun kompetensi tenaga kesehatan.
“Layanan berjalan baik, tapi tentu akan terus kita tingkatkan. Baik dari sarana, kualitas layanan, maupun SDM yang kita miliki,” kata dia.
Perubahan struktur organisasi juga berpotensi diikuti dengan penyesuaian personel. Hal ini akan diselaraskan dengan kebutuhan tim kerja dan bidang layanan yang dirancang dalam SOTK baru.
“Struktur, bidang, hingga tim kerja sedang disusun. Nanti tentu akan menyesuaikan juga dengan kebutuhan personel,” ujarnya.
Direksi baru RSUD NTB juga dihadapkan pada target kinerja yang ketat. Evaluasi akan dilakukan setiap enam bulan, sebagaimana arahan Gubernur NTB saat pelantikan.
Meski demikian, Asrul mengaku optimistis. Ia menilai soliditas tim menjadi modal utama untuk menjawab tantangan tersebut.
“Kami akan berlari cepat. Dengan tim yang solid, Insya Allah kami optimistis bisa memenuhi target yang diberikan,” kata Asrul.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....