Terhimpit Batu Besar, Evakuasi Korban Air Terjun Tibu Ijo Gunakan Alat Berat
- 08 Apr 2026 09:52 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang warga yang terseret arus di Air Terjun Tibu Ijo, Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, resmi ditutup pada Rabu, 08 April 2026. Penghentian operasi tersebut setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban, Lisa Pratiwi (25), warga Ampenan Otak Desa, ditemukan di aliran sungai sekitar 200 meter dari lokasi kejadian pada hari ketiga pencarian. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena medan yang sulit serta posisi korban yang terjepit di antara material alam.
Koordinator Lapangan Kantor SAR Mataram, Ida Bagus Netra Adnyana, dalam rilisnya mengungkapkan bahwa tim gabungan menghadapi kendala besar saat menemukan korban. Jasad korban diketahui terhimpit batu besar di aliran sungai, sehingga menyulitkan proses evakuasi secara manual.
“Korban ditemukan dalam posisi terjepit batu besar di aliran sungai. Karena kondisi tersebut, tim harus berkoordinasi dan akhirnya mengerahkan alat berat berupa ekskavator untuk memudahkan proses evakuasi jasad korban dari himpitan batu,” ujar Netra.
Pengerahan alat berat menjadi langkah krusial dalam operasi tersebut. Dengan bantuan ekskavator, tim dapat memindahkan material batu secara hati-hati agar tidak mengenai jasad korban maupun membahayakan petugas di lapangan. Proses ini memakan waktu cukup lama mengingat medan yang sulit.
Setelah upaya intensif, jasad korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 00.15 WITA. Jenazah kemudian langsung dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya tim rescue Kantor SAR Mataram, Polres Kota Mataram, Koramil Gunung Sari, BPBD Lombok Barat, Polsek Gunung Sari, tim medis Rumah Sakit Bhayangkara, aparat desa, relawan, serta masyarakat setempat.
Netra menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat, khususnya dalam proses evakuasi yang membutuhkan upaya ekstra dengan dukungan alat berat. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan sungai dan air terjun, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....