Distribusi Tambahan LPG 3 Kg Digencarkan Pemkab Lombok Timur

  • 07 Apr 2026 10:18 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kembali menggencarkan distribusi tambahan LPG 3 kilogram sebagai upaya menekan kelangkaan yang sempat memicu lonjakan harga di tingkat masyarakat. Kelangkaan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir tidak hanya menyebabkan antrean panjang di sejumlah pangkalan, tetapi juga mendorong harga gas melon melambung di beberapa lokasi.

Sekretaris Daerah Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, menyatakan bahwa pemerintah daerah bergerak cepat dengan menambah kuota distribusi sebagai solusi jangka pendek.

“Penambahan ini diharapkan bisa mengurai antrean dan menstabilkan pasokan di tengah masyarakat,” jelasnya, Selasa, 7 April 2026.

Berdasarkan arahan Bupati, tambahan sebanyak 24.490 tabung disalurkan pada pekan ini, melengkapi kuota harian yang sebelumnya berada di angka sekitar 35 ribu tabung. Distribusi tahap awal difokuskan pada kecamatan dengan tingkat kelangkaan tertinggi, seperti Pringgasela, Lenek, Aikmel, dan Wanasaba.

Pemilihan wilayah tersebut mengacu pada laporan kondisi lapangan, terutama terkait antrean panjang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah memastikan distribusi tambahan ini akan diperluas secara bertahap hingga menjangkau seluruh wilayah Lombok Timur.

Penyaluran dilakukan melalui sekitar 770 pangkalan resmi guna menjaga kestabilan harga dan mempermudah pengawasan. Meski demikian, pemerintah mengakui bahwa pengendalian harga di luar pangkalan masih menjadi tantangan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab berencana membentuk satuan tugas (satgas) yang melibatkan dinas terkait dan Satpol PP guna menindak tegas praktik penjualan di atas harga eceran tertinggi (HET). Selain persoalan distribusi, pemerintah juga menyoroti adanya indikasi panic buying dan penimbunan yang turut memperburuk situasi.

" Kami menghimbau masyarakat untuk membeli sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berjalan lebih merata," ucapnya.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap ketersediaan LPG 3 kg segera kembali normal. Ini termasuk tekanan harga di pasaran dapat kembali normal dalam waktu dekat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....