Tim SAR Mataram Lakukan Pencarian Dramatis Korban Hanyut di Tibu Ijo
- 06 Apr 2026 14:19 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat - Peristiwa nahas kembali terjadi di kawasan wisata alam Air Terjun Tibu Ijo, Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Seorang wisatawan bernama Lisa Pratiwi (25), warga Ampenan, Kota Mataram, dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai pada Minggu 5 April 2026.
Informasi awal mengenai kejadian tersebut diterima oleh Kantor SAR Mataram dari pihak keluarga korban. Lisa diketahui tengah berwisata bersama sejumlah rekannya. Namun dalam perjalanan menuju lokasi air terjun, korban diduga terpeleset dan hanyut terbawa derasnya arus sungai.
Menanggapi laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Lapangan, Ida Bagus Netra Adnyana, menyampaikan tim langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
“Tim berangkat pukul 18.50 WITA menggunakan rescue car serta membawa peralatan SAR air,” ujarnya.
Hingga Senin 6 April 2026, proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan. Tim SAR gabungan menyisir sepanjang aliran sungai serta memeriksa sejumlah titik yang dicurigai sebagai lokasi korban tersangkut.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari tim rescue Kantor SAR Mataram, BPBD Lombok Barat, Camat Gunung Sari, Polsek Gunung Sari, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, relawan, hingga masyarakat setempat. Kolaborasi ini dilakukan untuk mempercepat proses pencarian di tengah kondisi medan yang cukup menantang.
| Baca juga: BKD Dalami Dugaan Kurang Bayar Pajak |
Upaya pencarian dilakukan secara intensif dengan harapan korban segera ditemukan. Keluarga korban pun masih menunggu dengan penuh harap di tengah ketidakpastian.
Pihak SAR menegaskan bahwa operasi akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan. “Kami akan terus melakukan pencarian secara maksimal bersama seluruh unsur yang terlibat,” katanya menegaskan.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan wisata alam, terutama di sekitar aliran sungai yang berpotensi memiliki arus deras.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat berwisata,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....