Tekankan Netralitas, PWNU NTB Siap Jadi Tuan Rumah yang Merangkul Semua Kubu

  • 02 Apr 2026 10:17 WIB
  •  Mataram

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (PWNU NTB) menegaskan komitmennya untuk menjaga netralitas jika ditetapkan sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35. Sikap ini dinilai penting untuk menjaga marwah organisasi dan memastikan proses berjalan demokratis. NTB diposisikan sebagai wilayah yang mampu menjembatani berbagai kepentingan.

Ketua PWNU NTB, Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag, menegaskan bahwa secara kelembagaan, PWNU NTB jika dipilih sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35 akan tetap netral. Namun, setiap anggota secara personal memiliki hak untuk menentukan piliannya.

“Kita sebagai tuan rumah akan menyambut semua pihak tanpa membeda-bedakan,” ujarnya, Kamis 2 April 2026.

Menurutnya, prinsip keterbukaan menjadi kunci sukses penyelenggaraan Muktamar. Semua peserta akan dilayani secara adil dan profesional.

“Semua calon dan peserta kita perlakukan sama, ini bagian dari komitmen kita,” katanya.

Sekretaris PWNU NTB, H. Lalu Daud Nurjadi, SH., M.Kn, menegaskan bahwa posisi tuan rumah harus berada di tengah. Ia menilai netralitas menjadi syarat utama agar semua pihak merasa nyaman.

“Sebagai tuan rumah, kita harus netral dan bisa menjembatani semua pihak,” Tuturnya.

Ia menyebut NTB memiliki posisi strategis karena berada di luar Pulau Jawa. Hal ini membuatnya relatif lebih netral dibandingkan wilayah lain yang memiliki basis kekuatan besar.

“NTB berada di luar Pulau Jawa, sehingga lebih netral dibandingkan wilayah lain,” kata Daud.

Wakil Ketua PWNU NTB, Ir. H. K. Lalu Winengan M Yunus, M.M, menambahkan bahwa norma organisasi akan menjadi pedoman utama. Ia memastikan tidak ada kepentingan pribadi yang mengganggu proses.

“Secara organisasi kita mengedepankan norma dan etika, itu yang akan kita jaga,” terangnya.

Ia juga menekankan pentingnya hospitality atau keramahan sebagai tuan rumah. Hal ini menjadi bagian dari citra NTB di mata nasional.

“Kita ingin menjadi tuan rumah yang baik dengan pelayanan terbaik bagi semua,” tambahnya.

Selain itu, dukungan lintas organisasi dan pemerintah daerah memperkuat posisi PWNU NTB. Hal ini menunjukkan bahwa pencalonan PWNU NTB sebagai taun rumah muktamar tidak berdiri sendiri.

“Dukungan dari berbagai pihak menunjukkan bahwa PWNU NTB siap menjadi tuan rumah yang inklusif,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....