Ancaman Kekeringan Ekstrem, Masyarakat Desak Pemerintah Bertindak Nyata
- 31 Mar 2026 18:00 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Peringatan potensi kekeringan ekstrem memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat. Warga menilai, langkah konkret dari pemerintah menjadi hal mendesak agar dampak yang ditimbulkan tidak meluas.
Alia, warga Lombok Timur, menegaskan bahwa peringatan terkait kekeringan tidak boleh berhenti pada level wacana. Menurutnya, perlu tindakan nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Peringatan seperti ini harus benar-benar ditindaklanjuti secara serius oleh semua pihak terkait. Jangan hanya sebatas simbol atau imbauan saja,” jelasnya, Selasa 31 Maret 2026.
Ia juga menekankan pentingnya pemetaan wilayah rawan kekeringan oleh pemerintah daerah agar langkah penanganan lebih terarah, seperti distribusi air bersih dan pembangunan sumur bor.
Senada dengan itu, Tara, warga Gebang, menilai bahwa kesiapan sistem menjadi faktor krusial dalam menghadapi ancaman kekeringan.
“Fenomena ini bukan hanya soal cuaca, tapi juga soal kesiapan sistem dan kesadaran kolektif. Pemerintah harus memperkuat kebijakan mitigasi seperti pengelolaan waduk dan konservasi air,” katanya.
Masyarakat berharap, sinergi antara pemerintah dan warga dapat meminimalisir dampak kekeringan yang berpotensi mengganggu kesehatan hingga perekonomian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....