Haji NTB Siap Berangkat, Jemaah Mulai Masuk Asrama 21 April 2026

  • 31 Mar 2026 16:24 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Haji 2026
  • Kementerian Haji Nusa Tenggara Barat
  • Kloter
  • Haji NTB Siap Berangkat

RRI.CO.ID, Mataram — Pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hingga saat ini, belum ada dampak dari eskalasi situasi di kawasan Timur Tengah terhadap keberangkatan jemaah haji Indonesia, khususnya dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) Provinsi NTB, Lalu Muhammad Amin, menyampaikan bahwa jemaah haji asal NTB dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji pada 21 April 2026 pukul 06.00 WITA. Selanjutnya, pemberangkatan kloter pertama akan dilakukan pada 22 April 2026 menuju Tanah Suci.

“InsyaAllah pelaksanaan haji tetap berjalan sesuai jadwal. Sampai saat ini belum ada pengaruh dari eskalasi di Timur Tengah terhadap keberangkatan jemaah,” ujar Amin, Selasa 31 Maret 2026.

Ia menjelaskan, total jemaah haji asal NTB tahun ini mencapai 5.798 orang. Seluruh tahapan persiapan administratif dan teknis disebut telah rampung, mulai dari pengajuan visa, pembagian kelompok terbang (kloter), pelaksanaan manasik haji, hingga pendidikan dan pelatihan petugas haji yang telah diselesaikan sebelum bulan Ramadan.

“Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana. Data jemaah sudah final, visa dalam proses akhir, dan sebagian besar sudah selesai dicetak,” katanya.

Untuk kloter pertama, jemaah akan berasal dari Kabupaten Lombok Timur dengan jumlah 393 orang. Amin memastikan bahwa dokumen perjalanan, termasuk visa, telah siap untuk masing-masing kloter.

Selain itu, kartu Nusuk sebagai identitas resmi jemaah selama di Arab Saudi akan dibagikan di embarkasi oleh pihak syarikah (penyedia layanan haji di Arab Saudi).

“Kartu Nusuk akan diberikan saat di embarkasi. Ini penting sebagai akses layanan jemaah selama di Tanah Suci,” jelasnya.

Meski seluruh persiapan telah berjalan lancar, pihak Kemenhaj NTB tetap melakukan mitigasi terhadap kemungkinan perubahan kebijakan atau situasi yang dapat memengaruhi pelaksanaan haji.

“Kami terus melakukan pemantauan dan mitigasi. Namun hingga saat ini, seluruh tahapan berjalan lancar sesuai jadwal,” tambah Amin.

Ia juga mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan agar dapat menjalankan ibadah haji dengan optimal.

“Kami berharap jemaah tetap menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk keberangkatan,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....