Kemenkum NTB Hadiri Tasyakuran ke-42 Universitas Terbuka

  • 14 Sep 2026 15:35 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Barat menghadiri Tasyakuran Universitas Terbuka (UT) ke-42 yang diselenggarakan di Universitas Terbuka Mataram, Senin, 14 September 2026.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Barat, I Gusti Putu Milawati, dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Puan Rusmayadi.

Tasyakuran tahun ini mengusung tema “Mendunia dengan Inovasi, Berdampak untuk Negeri” dan menjadi momentum refleksi atas perjalanan Universitas Terbuka dalam memberikan akses pendidikan tinggi sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membangun ekosistem inovasi. Berbagai hasil penelitian, karya ilmiah, teknologi, seni, maupun karya kreatif yang lahir dari lingkungan akademik juga perlu mendapatkan pelindungan Kekayaan Intelektual agar memiliki nilai tambah serta dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Rektor Universitas Terbuka, Ali Muktiyanto, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pembangunan bangsa yang berlandaskan nilai-nilai religiusitas serta penguatan ilmu pengetahuan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan dan derajat manusia.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah dan doa oleh Ustadz Abdul Somad. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan tiga kategori manusia dalam menjalani kehidupan, yakni pejuang, penikmat, dan penghancur.

Terpisah, Kakanwil Kemenkum NTB, I Gusti Putu Milawati, menyampaikan apresiasinya atas perjalanan 42 tahun Universitas Terbuka dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat dan mendorong berkembangnya inovasi di lingkungan perguruan tinggi.

“Kementerian Hukum melalui Kanwil Kemenkum NTB siap terus bersinergi dengan Universitas Terbuka dalam meningkatkan pemahaman dan pelindungan Kekayaan Intelektual. Kami ingin mendorong agar setiap inovasi dan karya yang lahir dari sivitas akademika tidak berhenti sebagai sebuah gagasan, tetapi dapat terlindungi, dikembangkan, dan memberikan dampak yang lebih luas,” ujarnya.

Kehadiran Kanwil Kemenkum NTB dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen untuk terus membangun koordinasi dan kolaborasi dengan perguruan tinggi, khususnya dalam mendukung pengembangan pendidikan, inovasi, serta peningkatan kesadaran terhadap pentingnya pelindungan Kekayaan Intelektual.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....