Ketersediaan Gas LPG Subsidi di Kota Bima Masih Aman
- 30 Mar 2026 13:32 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Kota Bima - Pasokan gas LPG subsidi di Kota Bima, saat ini masih aman. Tidak terjadi kelangkaan dan juga kapanikan di tengah masyarakat. Meskipun saat ini isu akan adanya kelangkaan energi dunia, tidak terjadi upaya penimbunan.
Juru Bicara Pemkot Bima, Dr Muhammad Hasyim menyampaikan, hasil rapat koordinasi khusus membahas pasokan energi, khususnya gas subsidi 3 kg, masih aman. Untuk memastikan kebutuhan benar-benar terpenuhi, Pemkot Bima juga sudah meminta kepada Pemerintah Provinsi NTB untuk memberikan tambahan quota.
Permintaan itu pun, kata Hasyim, sudah dipenuhi, sehingga meminimalisir kelangkaan di tengah masyarakat.
Langkah lain yang dilakukan Pemkot Bima, kata Hasyim, adalah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada ASN untuk tidak menggunakan gas subsidi 3 kg. Namun, ASN diharuskan menggunakan gas ber subdisi, baik 5 kg maupun 12 kg.
Agar, kata Hasyim yang juga Kadis Kominfotik Kota Bima ini, gas subsidi 3 kg benar-benar tepat sasaran. Juga menghindari adanya kelangkaan di tengah masyarakat.
“Imbauan penghematan energi juga untuk penggunaan listrik, menggunakan listrik seperlunya dan mematikan sebagian saat beban puncak,” ujarnya, Senin 30 Maret 2026.
Sementara itu, salah seorang warga, Subhan menyampaikan, bahwa tidak terjadi kelangkaan gas subsidi 3 kg. Masyarakat masih dapat memeroleh gas, baik di pangkalan maupun di pengecer.
“Saat ini harga gas meslon 3 kg di pangkalan antara 22 sampai 25 ribu rupiah, sedangkan di pengecer mulai 30 hingga 40 ribu,” ujarnya,
Subhan berharap, agar Pemkot Bima dapat memantau harga gas subsidi 3 kg yang harganya sudah tidak sesuai dengah HET. Masyarakat selama ini tidak punya pilihan untuk membeli sesuai dengan harga yang disebut penjual, baik pangkalan maupun pengecer.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....