Kepala Museum NTB: Kolaborasi Internasional Jadi Kunci Pengakuan Budaya NTB
- 29 Mar 2026 20:58 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Kerja sama internasional menjadi strategi utama Museum Negeri NTB dalam memperkuat eksistensi budaya daerah. Melalui kolaborasi dengan institusi luar negeri, NTB berhasil menembus panggung global. Langkah ini menjadi bentuk diplomasi budaya yang efektif.
Salah satu kerja sama strategis dilakukan dengan Art & Gallery South Australia. Kolaborasi ini mencakup pameran bersama dan pertukaran koleksi budaya. Kesepakatan telah diformalkan melalui nota kesepahaman.
Kepala Museum Negeri NTB Ahmad Nuralam menyebut bahwa kerja sama ini melalui proses panjang. Komunikasi intensif dilakukan untuk mencapai kesepakatan. Hal ini menunjukkan keseriusan kedua pihak.
“Kerja sama ini terjadi karena kita dianggap mampu memenuhi standar mereka,” katanya, Minggu 29 maret 2026.
Dalam kerja sama ini, kedua pihak akan memamerkan koleksi masing-masing. Museum NTB membawa enam kain unggulan. Pihak Australia juga menampilkan koleksi mereka.
Ahmad Nuralam mengungkapkan bahwa museum di Australia memiliki koleksi kain Lombok yang sangat tua. Bahkan ada yang berusia hampir tiga abad. Fakta ini menunjukkan nilai historis yang tinggi.
Menurutnya, koleksi tersebut menjadi bukti bahwa budaya NTB telah lama mendapat perhatian internasional. Hal ini menjadi dasar pengembangan kerja sama. Pengakuan tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal.
“Kita harus percaya diri bahwa budaya kita memiliki nilai tinggi,” ujarnya.
Selain pameran, kerja sama ini juga mencakup kegiatan akademik seperti simposium. Forum ini membahas berbagai aspek budaya dan tekstil. Kegiatan ini memperkuat dimensi ilmiah.
Dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini. Ahmad Nuralam menyebut bahwa Gubernur NTB memberikan respons positif. Hal ini mempercepat pelaksanaan program.
Koordinasi juga dilakukan dengan Dekranasda NTB. Organisasi ini memiliki peran penting dalam pengembangan kerajinan. Sinergi ini memperkuat ekosistem budaya.
“Produk kain bukan sekadar kerajinan, tetapi karya seni,” ungkapnya.
Ke depan, Museum NTB menargetkan perluasan kerja sama ke negara lain. Arab Saudi menjadi salah satu fokus utama. Strategi ini dilakukan untuk memperluas jangkauan global.
Kolaborasi internasional diyakini mampu meningkatkan citra budaya NTB. Dengan dukungan berbagai pihak, program ini diharapkan berjalan optimal. Ini menjadi langkah penting dalam pemajuan kebudayaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....