Putri Mahkota Swedia Kagumi Tenun hingga Mutiara NTB
- 05 Sep 2026 16:21 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Putri Mahkota Swedia Victoria memuji keragaman kerajinan NTB, mulai dari tenun, kriya, hingga produk berbahan mutiara Lombok.
- Putri Mahkota Swedia juga mengapresiasi kacang mete panggang dan minuman serai yang disajikan saat berkunjung ke Bale Kita.
RRI.CO.ID, Mataram - Putri Mahkota Swedia, Victoria, mengaku kagum dengan keragaman produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMK) Nusa Tenggara Barat (NTB). Kekaguman itu disampaikan saat mengunjungi Bale Kita, NTB, Sabtu siang, 5 September 2026.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB, Sinta M. Iqbal, mengatakan Victoria menilai NTB beruntung memiliki produk kerajinan yang beragam dan telah berkembang dengan baik. “Tadi Putri Mahkota Victoria menyampaikan betapa NTB ini sangat beruntung memiliki craft yang sangat baik dan sudah terbina dengan sangat baik,” kata Sinta.
Menurut Sinta, Victoria juga menyoroti keberagaman motif, warna, bentuk, serta kreativitas yang ditampilkan para perajin NTB. Keragaman tersebut dinilai menjadi keunggulan yang tidak banyak ditemukan di tempat lain.

“Beliau sangat mengapresiasi dan sangat kagum terhadap kerajinan kita yang sangat bervariasi, baik dari motif maupun warna, bentuk, dan segala macam kreativitasnya,” ujar Sinta.
Victoria sempat melihat sejumlah produk tenun, kriya, dan kerajinan berbahan mutiara Lombok. Salah satu yang menarik perhatiannya adalah perpaduan kulit mutiara dengan ketak.
Sinta mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih jauh produk kerajinan NTB ke dunia internasional. Ia berharap para perajin semakin berani melakukan inovasi dan mengembangkan kreativitas.
“Harapan saya teman-teman para perajin semakin mau menginovasi dan semakin memperluas hasil kerajinan mereka. Kreativitas ini juga harus semakin ditingkatkan,” katanya.
Selain kerajinan, Bale Kita juga memperkenalkan produk gastronomi NTB kepada Putri Mahkota Victoria. Sejumlah makanan dan minuman lokal disiapkan untuk menyambut kunjungannya.
Sinta mengatakan Victoria mengapresiasi kacang mete panggang tanpa garam yang disajikan. Ia juga menyukai minuman berbahan serai atau lemongrass.
“Dia sangat mengapresiasi minuman lemongrass kita. Sampai tadi masuk di mobil dia bilang, ‘lemongrass is really, really good’,” ujar Sinta.
Sinta mengatakan keterbatasan waktu membuat Victoria belum sempat membeli atau membawa pulang banyak produk yang dilihatnya. Namun, pihaknya berencana menindaklanjuti ketertarikan tersebut melalui komunikasi dengan pihak UNDP.
“Belum sempat memborong karena waktunya tidak sempat. Tapi tadi beliau sudah melihat kain dan sangat suka yang colorful,” kata Sinta.
Menurut Sinta, kunjungan Victoria menjadi peluang untuk memperluas promosi produk lokal NTB, terutama kerajinan dan produk kreatif, ke pasar internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....