Gema Takbir Raya Desa Kediri 2026: Semarak Syiar Islam dan Penguat Ukhuwah

  • 23 Mar 2026 08:14 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Dalam rangka menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, Karang Taruna Desa Kediri bersama Ikatan Mahasiswa Kediri Induk sukses menyelenggarakan kegiatan Gema Takbir Raya yang dirangkaikan dengan lomba takbir pada Sabtu malam, 21 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung meriah, penuh semangat, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Desa Kediri.

Gema Takbir Raya tahun ini mengusung tema “Sucikan Hati, Eratkan Ukhuwah di Hari yang Fitri”, yang menjadi refleksi ajakan kepada seluruh masyarakat untuk kembali kepada kesucian hati setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan, sekaligus memperkuat tali persaudaraan di momentum Idul Fitri.

Sejak awal kegiatan, suasana malam takbiran di Desa Kediri tampak hidup dengan lantunan takbir, tahmid, dan tahlil yang menggema dari para peserta lomba. Setiap dusun menampilkan kreativitas terbaiknya, baik dari segi aransemen suara, kekompakan tim, hingga penampilan visual yang menarik. Hal ini menjadikan perlombaan tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana ekspresi seni islami yang sarat makna.

Kepala Desa Kediri, Fadholi Ibrahim, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Karang Taruna dan Ikatan Mahasiswa Kediri Induk atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus dilestarikan sebagai bagian dari tradisi keagamaan sekaligus wadah memperkuat persatuan.

“Melalui kegiatan Gema Takbir Raya ini, kita tidak hanya mengumandangkan kebesaran Allah SWT, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi agenda rutin yang lebih baik ke depannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, A. Hadi Al Qawariri, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras seluruh pemuda Desa Kediri. Ia menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menghidupkan syiar Islam di malam takbiran serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Ia juga menambahkan bahwa persiapan kegiatan telah dilakukan secara maksimal dengan melibatkan berbagai elemen pemuda dan masyarakat, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil.

“Alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa, seluruh panitia, peserta, serta masyarakat yang telah berpartisipasi dan mendukung penuh kegiatan ini,” ujarnya.

Adapun hasil perlombaan Gema Takbir Raya tahun 2026 ditetapkan berdasarkan penilaian dewan juri yang mempertimbangkan aspek kekompakan, kreativitas, vokal, serta penampilan keseluruhan. Dari hasil penilaian tersebut, diperoleh para pemenang sebagai berikut:

Juara I diraih oleh Dusun Pelowok Timur, Juara II diraih oleh Karang Bedil Besopok, Juara III diraih oleh Dusun Pelowok Selatan.

Kemenangan ini disambut dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan oleh masing-masing peserta, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penampilan di masa mendatang.

Dengan berakhirnya kegiatan Gema Takbir Raya ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kekompakan, serta semangat keislaman yang telah terbangun dapat terus dijaga dan ditingkatkan. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus aktif dalam kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Gema Takbir Raya Desa Kediri tidak hanya menjadi perayaan seremonial semata, tetapi juga menjadi simbol kuatnya persatuan, semangat gotong royong, serta kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai keagamaan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....