27 Miniatur dari 5 Kecamatan Semarakkan Malam Takbiran Giri Menang Lombok Barat
- 21 Mar 2026 12:26 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat - Ribuan warga tumpah ruah memadati Taman Giri Menang Park di Gerung, Lombok Barat, dalam perhelatan pawai takbiran yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kawasan yang baru dibangun sebagai pusat kota itu seketika berubah menjadi lautan manusia yang datang untuk menyaksikan kemegahan miniatur serta lantunan takbir yang menggema sepanjang malam.
Pawai takbiran yang dipusatkan di jantung pemerintahan Kabupaten Lombok Barat ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga momentum memperkenalkan wajah baru kota Gerung sebagai destinasi publik yang representatif dan modern. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari, bahkan sebelum acara resmi dimulai.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Lombok Barat, Rizki Bani Adam, menjelaskan kegiatan pawai takbiran dimulai pada pukul 20.00 WITA. Ia menyebutkan seluruh peserta miniatur diwajibkan sudah berada di lokasi sebelum waktu magrib untuk melakukan proses check-in serta pengambilan nomor urut.
“Pawai takbiran di bencingah dilaksanakan mulai pukul 20.00 WITA, sedangkan miniatur sudah harus berada di lokasi sebelum magrib untuk check in dan mengambil nomor urut,” ujarnya, Jumat, 20 Maret 2026.
Sebanyak 27 miniatur turut ambil bagian dalam pawai tersebut, mewakili desa-desa dari lima kecamatan, yakni Gerung, Lembar, Kuripan, Labuapi, dan Lingsar. Keikutsertaan peserta dari berbagai wilayah ini menambah semarak suasana sekaligus memperlihatkan kekayaan kreativitas masyarakat Lombok Barat dalam menyambut hari kemenangan.
Rizki menegaskan, pawai takbiran tahun ini diharapkan mampu menjadi ajang promosi Giri Menang Park sebagai ruang publik baru yang menarik dan layak menjadi ikon daerah. Ia juga menyebut lokasi tersebut berpotensi menjadi spot swafoto favorit masyarakat.
“Pawai takbiran ini diharapkan menjadi ajang promosi Giri Menang Park yang akan menjadi spot selfie bagi masyarakat,” katanya menegaskan.
Rute pawai dimulai dari Taman Ke Hati di depan Kantor PDAM Cabang Gerung dan berakhir di Taman Kota Giri Menang. Sepanjang perjalanan, peserta menampilkan miniatur unik dengan iringan takbir yang menggema, menciptakan suasana religius sekaligus atraktif.
Dalam penilaian lomba, panitia menetapkan sejumlah indikator utama, yakni suara takbir dan tahmid dengan bobot 40 persen, miniatur 30 persen, kekompakan 20 persen, serta penampilan atau busana sebesar 10 persen. Penilaian ini menjadi acuan dalam menentukan peserta terbaik yang mampu memadukan nilai religius dan estetika.
Untuk memastikan kelancaran acara, tim gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan turut diterjunkan mengamankan jalannya pawai. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh guna menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat yang hadir.
Kemeriahan pawai takbiran di Giri Menang Park menjadi bukti kuat bahwa tradisi religi mampu bertransformasi menjadi daya tarik wisata sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. Rizki pun berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda unggulan daerah.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlangsung dan menjadi kebanggaan masyarakat Lombok Barat,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....