Bandara AMNT di KSB Diproyeksikan jadi Gerbang Baru Pariwisata dan Perdagangan

  • 14 Mar 2026 12:36 WIB
  •  Mataram

‎RRI.CO.ID, Sumbawa Barat - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, menilai keberadaan Bandara Amman Mineral di Kabupaten Sumbawa Barat berpotensi besar memperkuat konektivitas wilayah sekaligus membuka akses baru bagi sektor pariwisata dan perdagangan di Pulau Sumbawa.

‎Saat meninjau fasilitas bandara di Desa Kiantar, Kabupaten Sumbawa Barat, Jumat, 13 Maret 2026, Iqbal mengatakan bandara tersebut dapat menjadi pintu masuk logistik serta jalur mobilitas wisatawan menuju wilayah Sumbawa.

‎Menurutnya, selama ini penerbangan dari bandara tersebut masih terbatas pada rute menuju Denpasar dan Lombok. Padahal, hubungan ekonomi dan perdagangan masyarakat Sumbawa lebih banyak terhubung dengan wilayah Jawa Timur, terutama Surabaya.

‎“Jika rute itu bisa dibuka, maka akan ada pintu masuk baru untuk pertukaran perdagangan antara NTB dan Jawa Timur,” kata Iqbal.

‎Bandara Amman Mineral saat ini masih berstatus bandara khusus sehingga belum melayani penerbangan komersial secara reguler. Meski demikian, Iqbal menilai fasilitas bandara tersebut sudah cukup memadai.

‎Ia menyebut sarana penunjang mulai dari area kedatangan hingga keberangkatan telah tersedia dengan baik. Bahkan, petugas Air Traffic Control (ATC) di bandara itu telah memiliki sertifikasi untuk menjalankan layanan navigasi penerbangan.

‎“Tadi saya cek, ATC-nya sudah punya orang-orang yang tersertifikasi untuk menjalankan layanan itu,” ujarnya.

‎Selain itu, proses kalibrasi bandara dan sejumlah izin teknis juga telah diperoleh. Namun izin umum agar bandara dapat digunakan oleh maskapai komersial masih dalam tahap pengurusan.

‎Iqbal mengatakan pemerintah provinsi akan berupaya membantu mempercepat proses perizinan tersebut sekaligus mencari model bisnis yang memungkinkan bandara dimanfaatkan secara optimal.

‎“Bandara ini sebenarnya sudah terdaftar. Tinggal kita pikirkan model bisnisnya agar bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh maskapai komersial,” kata dia.

‎Jika beroperasi secara komersial, Bandara Amman Mineral dinilai dapat menjadi simpul baru konektivitas udara di Pulau Sumbawa, sekaligus memperluas akses perdagangan dan kunjungan wisatawan ke wilayah Nusa Tenggara Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....