Pencarian Balita Diduga Hanyut di Sembalun Masih Nihil, Tim SAR Sisir Sungai
- 11 Mar 2026 13:34 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Pencarian, keberadaan Muhammad Rapip Saki, balita laki-laki berusia 2,5 tahun yang dilaporkan hilang secara misterius di Desa Sembalun Lawang, Kabupaten Lombok Timur, masih menjadi teka-teki. Hingga saat ini, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban meskipun pencarian terus diperluas ke sejumlah titik yang dicurigai.
Upaya pencarian melibatkan tim gabungan yang terdiri dari personel SAR, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat. Penyisiran dilakukan di berbagai lokasi, termasuk area aliran sungai dan titik-titik yang memiliki pusaran air cukup kuat yang diduga berpotensi menjadi lokasi korban terseret arus.
Koordinator Pos SAR Kayangan, M. Darwis, A.Md, mengungkapkan bahwa tim telah melakukan pencarian secara intensif di sejumlah titik yang dianggap rawan.
“Kami sudah melakukan penyisiran dari titik yang dicurigai hingga jarak tujuh kilometer. Termasuk tiga titik pusaran energi air yang dicurigai, semuanya sudah dicek kembali secara maksimal oleh tim SAR gabungan, tetapi hasilnya masih nihil,” ujar Darwis, Rabu, 11 Maret 2026.
Menurutnya, pencarian dilakukan dengan metode penyisiran darat dan aliran sungai, dengan membagi tim ke beberapa sektor untuk mempercepat proses pencarian. Selain itu, tim juga berupaya memeriksa kembali lokasi-lokasi yang sebelumnya telah dilalui guna memastikan tidak ada titik yang terlewatkan.
Ia menambahkan, kondisi medan di sekitar lokasi pencarian cukup menantang, terutama pada area aliran air yang memiliki pusaran cukup kuat. Meski demikian, tim SAR tetap berupaya maksimal dengan mengerahkan seluruh kemampuan yang ada.
Sementara itu, masyarakat setempat juga turut membantu proses pencarian dengan memberikan informasi serta ikut menyisir area di sekitar desa. Harapan besar masih disematkan agar balita tersebut dapat segera ditemukan.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap Muhammad Rapip Saki masih terus berlangsung. Sementara keluarga korban bersama warga setempat menunggu dengan penuh harap adanya kabar baik dari tim pencari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....