Tim SAR Evakuasi WNA Prancis Cedera saat Turun dari Gunung Rinjani

  • 14 Agt 2026 19:47 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Wisatawan Prancis Catherine Marie (61 tahun) terpeleset dan cedera pergelangan kaki kanan saat pendakian turun dari Gunung Rinjani pada Jumat 14 Agustus 2026.
  • Insiden terjadi di sekitar jalur Lendang Panas, bagian dari rute pendakian Gunung Rinjani di Kabupaten Lombok Timur.
  • Korban memulai pendakian sejak Selasa 11 Agustus melalui jalur Sembalun dan memerlukan bantuan evakuasi setelah mengalami kecelakaan.

RRI.CO.ID, Lombok Timur— Seorang wisatawan mancanegara asal Prancis, Catherine Marie (61), mengalami kondisi membahayakan manusia saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, Jumat 14 Agustus 2026. Korban dilaporkan terpeleset saat perjalanan turun di sekitar jalur Lendang Panas dan diduga mengalami cedera pada pergelangan kaki sebelah kanan.

Catherine sebelumnya melakukan pendakian melalui jalur Sembalun sejak Selasa (11/8). Namun, saat dalam perjalanan turun, korban mengalami insiden terpeleset sehingga membutuhkan bantuan untuk proses evakuasi dari jalur pendakian.

Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram pada Jumat (14/8) pukul 13.10 Wita dari Mustiadi, Emergency Medical Health Center (EMHC).

Setelah menerima laporan, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Sembalun bersama potensi SAR langsung melakukan persiapan dan diberangkatkan menuju lokasi sekitar pukul 13.30 Wita.

Tim SAR Gabungan bergerak menuju lokasi kejadian dengan membawa sejumlah peralatan pendukung, di antaranya peralatan medis dan peralatan mountaineering, untuk memudahkan proses penanganan dan evakuasi korban di medan pendakian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram M. Hariyadi melalui Koordinator USS Sembalun, I Dewa Gede Kerta, mengatakan proses evakuasi dilakukan secara estafet dengan melibatkan seluruh unsur yang berada di lapangan.

“Korban berhasil kami evakuasi dalam keadaan selamat dan langsung menyerahkan ke pihak Nusa medica untuk penanganan lebih lanjut. Proses evakuasi secara estafet dapat berjalan dengan baik berkat kerja sama dan sinergitas seluruh unsur yang terlibat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, porter, guide, serta pihak-pihak yang telah membantu proses evakuasi,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Tim Rescue USS Sembalun bersinergi dengan Unit SAR Lombok Timur, Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Nusa Medica, EMHC, porter, dan guide.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....