Raker LPTQ NTB Bahas Strategi Tingkatkan Prestasi MTQ

  • 11 Mar 2026 07:39 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Pengurus baru Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan mengusung tema “Penguatan Prestasi dan Transformasi Kelembagaan LPTQ Menuju NTB Serambi Al-Qur’an”, Sabtu 7 Maret dan Minggu 8 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum awal untuk memperkuat arah pembinaan dan manajemen lembaga dalam meningkatkan prestasi MTQ.

Ketua LPTQ NTB, Sabarudin Abdurrahman, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta rapat untuk memanjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT. Ia menegaskan bahwa amanah yang diemban oleh pengurus LPTQ bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi tanggung jawab besar dalam menjaga dan memuliakan Al-Qur’an.

“Kita diharapkan tidak hanya menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan, tetapi juga melahirkan prestasi, keteladanan, dan kemuliaan daerah,” ujarnya.

Ia menggambarkan bahwa tantangan dalam pembinaan MTQ saat ini semakin kompleks. Menurutnya, prestasi tidak lagi cukup didorong oleh niat baik semata, tetapi memerlukan kerja yang terencana, sistematis, dan terukur.

“Provinsi yang berhasil dalam kancah MTQ adalah yang mampu meninggalkan pola seremonial dan beralih pada pembinaan jangka panjang yang berbasis data,” jelasnya.

Ustadz Sabarudin juga menekankan pentingnya pengelolaan pembinaan Al-Qur’an dengan manajemen kualitas yang baik tanpa mengabaikan nilai keikhlasan. Ia mengingatkan para pengurus bahwa jabatan yang diemban merupakan ruang pengabdian yang menuntut kesungguhan.

“Jabatan ini bukan ruang nyaman, melainkan ruang pengabdian yang menuntut disiplin, konsistensi, dan keberanian untuk berubah,” katanya di hadapan peserta rapat kerja.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat atas dukungan yang diberikan terhadap program pembinaan Al-Qur’an di daerah. Menurutnya, dukungan pemerintah merupakan investasi strategis dalam pengembangan sumber daya manusia yang berkarakter Qur’ani.

“Dampaknya jauh melampaui panggung MTQ, termasuk dalam pembentukan karakter generasi dan reputasi daerah,” tambahnya.

Sebagai pelatih nasional MTQ, Sabarudin menjelaskan bahwa LPTQ NTB telah menyusun Grand Design dan Rencana Strategis (Renstra) untuk periode 2026–2030. Dokumen tersebut dirancang dengan fokus utama pada pencapaian prestasi Qur’ani melalui sistem pembinaan yang terukur dan berkelanjutan.

“Kami menargetkan NTB dapat masuk dalam tiga besar nasional secara konsisten serta melahirkan juara-juara unggulan,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, ia mengajak seluruh pengurus untuk bekerja bersama menjalankan program-program yang telah dirancang demi meningkatkan profesionalitas lembaga.

“Dengan tekad dan semangat baru, mari melaksanakan program yang telah disusun dengan baik agar LPTQ NTB menjadi lembaga yang berprestasi, profesional, dan berwibawa,” jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....