Balita Hilang saat Bermain di Sembalun, Polisi dan Warga Sisir Sungai
- 08 Mar 2026 19:27 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Seorang balita atas naman Muhamad Rapip Saki (2,5 tahun) dilaporkan hilang secara misterius saat bermain di sekitar rumahnya di Dusun Dasan Kodarat, Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Minggu, 8 Maret 2026. Kasi Humas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi membenarkan adanya laporan hilangnya balita tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan dari orang tua korban dan langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pencarian. Peristiwa itu bermula sekitar saat ibu korban, Yuni, sedang berjualan di depan rumah dan sempat melihat anaknya bermain di sebuah kubangan air yang tidak jauh dari tempatnya berjualan.
Namun sekitar 15 menit kemudian, ketika ia kembali mengecek, anaknya sudah tidak berada di lokasi tersebut. Keluarga bersama warga sekitar sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar rumah dan lokasi terakhir korban terlihat.
Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil sehingga keluarga kemudian meminta bantuan pihak kepolisian. Ayah korban, Amaq Merli (52), kemudian mendatangi Mapolsek Sembalun untuk melaporkan kejadian tersebut dan meminta bantuan pencarian.
IPTU Lalu Rusmaladi menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, anggota piket Polsek Sembalun bersama Kanit Intelkam langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan sekaligus membantu proses pencarian.
“Setelah menerima laporan dari keluarga korban, anggota langsung menuju tempat kejadian perkara dan melakukan penyisiran bersama warga,” jelas IPTU Lalu Rusmaladi.
Ia mengatakan pencarian difokuskan di sekitar lokasi terakhir korban terlihat, termasuk area rumpun bambu dan aliran sungai yang berada tidak jauh dari tempat korban bermain. “Kami bersama warga menyisir area sekitar lokasi terakhir korban terlihat, termasuk di sekitar rumpun bambu hingga aliran sungai di Dusun Dasan Tengak Timuk,” ujarnya.
Kondisi geografis di sekitar lokasi hilangnya korban menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian. Lokasi bermain korban diketahui hanya berjarak sekitar 10 meter dari aliran sungai dan dikelilingi oleh rimbunan pohon bambu.
Hingga berita ini diturunkan kepolisian, Satsabhara, unit SAR Kecamatan Sembalun, serta warga setempat masih terus melakukan pencarian namun korban belum ditemukan. IPTU Lalu Rusmaladi juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki anak balita, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di lingkungan sekitar rumah.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama balita, agar tidak bermain sendirian di area yang berisiko seperti dekat sungai atau lokasi berbahaya lainnya,” jelasnya.
Adapun ciri-ciri korban saat dilaporkan hilang yakni mengenakan sweater berwarna hijau dan celana warna hijau botol, dengan kondisi fisik berkulit putih serta rambut hitam.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan pencarian di sekitar lokasi hilangnya korban dengan harapan balita tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....