Kapolres Lombok Timur Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Kawasan TNGR

  • 08 Agt 2026 21:26 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H., turun langsung memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Resort Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Kebakaran diketahui pada Jumat, 7 Agustus 2026 setelah petugas TNGR menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya titik panas atau hotspot di sekitar batas kawasan Maletan, TNGR Resort Sembalun.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Sembalun langsung berkoordinasi dengan Koramil 1615/10 Sembalun dan petugas TNGR untuk melakukan pengecekan. Tim gabungan melakukan ground check dan menemukan tiga titik api yang masih aktif.

Petugas kemudian melakukan pemadaman menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya jet shooter, racun api, parang dan perlengkapan pendukung lainnya. Namun, api masih terpantau meluas ke areal sekitar sehingga pemadaman dan pemantauan terus dilakukan.

Penanganan Karhutla melibatkan unsur Polri, TNI, TNGR, Damkarmat Sembalun, Manggala Agni, masyarakat serta siswa PKL SKMA. Tim juga memanfaatkan drone untuk memantau kondisi kawasan dari udara.

Dari hasil pemantauan , kembali ditemukan dua titik api. Kapolres Lombok Timur kemudian turun langsung ke lokasi untuk memantau proses penanganan sekaligus memastikan upaya pemadaman berjalan maksimal.

Hingga saat ini personel Polsek Sembalun bersama Damkarmat Sembalun masih bersiaga di lokasi sambil menunggu tambahan peralatan pemadaman. Kapolres bersama tim pengendalian Karhutla kembali melakukan pemadaman terhadap sejumlah titik api yang masih menyala.

Pemadaman dilakukan secara intensif menggunakan jet shooter dan peralatan yang tersedia di lapangan. Sejumlah titik api akhirnya berhasil dipadamkan dan Tim Manggala Agni selanjutnya melakukan pengecekan ulang untuk memastikan tidak ada lagi api yang masih menyala maupun potensi api kembali membesar.

Sementara itu dalam apel koordinasi Kapolres Lombok Timur. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bekerja sama dalam penanganan Karhutla.

"Sinergitas seluruh unsur di lapangan sangat penting dalam mempercepat penanganan kebakaran. Kita harus memastikan api benar-benar padam dan tidak terjadi penyalaan kembali,” tegas AKBP Ariakta Gagah Nugraha, Sabtu 8 Agustus 2026.

Kapolres juga menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana pemadaman di kawasan TNGR.

"Ketersediaan peralatan yang memadai menjadi bagian penting dalam mengantisipasi serta menangani Karhutla, terutama selama musim kemarau," ucapnya.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, luas kawasan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 40 hektare. Vegetasi yang terbakar didominasi semak, perdu dan liana.

Tim Manggala Agni melaksanakan mopping up untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam serta mencegah kemungkinan terjadinya penyalaan kembali. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

"Polisi masih mendalami berbagai kemungkinan, termasuk dugaan kelalaian manusia," katanya.

Koordinasi antara Polsek Sembalun, TNGR, TNI, Manggala Agni, Damkarmat dan unsur terkait lainnya akan terus dilakukan untuk memastikan keamanan kawasan serta mengantisipasi terjadinya Karhutla susulan. Polres Lombok Timur juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga kelestarian kawasan hutan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama selama musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....