Bupati LAZ Siap Nonjob Pejabat Tak Serius Bekerja
- 05 Mar 2026 21:51 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mulai memperketat evaluasi kinerja jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), terutama dalam menangani persoalan infrastruktur dan kebencanaan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Langkah tegas itu disampaikan langsung oleh Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, saat memimpin rapat koordinasi dan evaluasi kinerja OPD bersama Penjabat Sekretaris Daerah di Ruang Rapat Jayanegara, Senin, 2 Maret 2026.
Rapat tersebut secara khusus membahas sejumlah persoalan yang terjadi di lapangan, di antaranya kerusakan jalan di Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong serta jembatan yang putus di Dusun Jelanteng, Kecamatan Lembar. Dalam pertemuan itu hadir sejumlah instansi terkait seperti Dinas PUPR-PKP, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik.
Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa LAZ itu menegaskan loyalitas dalam menjalankan tugas pemerintahan merupakan hal yang tidak bisa ditawar.
“Kalau masih bekerja setengah-setengah, lebih baik mundur. Kalau mau tetap bersama saya, harus total. Jangan bermain di dua kaki,” ujarnya dengan tegas.
Menurutnya, persoalan pelayanan publik harus ditangani secara cepat dan responsif, apalagi jika menyangkut kondisi darurat seperti kerusakan infrastruktur atau bencana yang merugikan masyarakat.
Ia juga menyayangkan lambatnya respons sejumlah OPD terhadap persoalan yang terjadi di lapangan, padahal kejadian tersebut sudah berlangsung beberapa hari sebelum akhirnya dibahas dalam rapat koordinasi.
“Keterlambatan ini bukan hanya persoalan teknis. Ini menyangkut komitmen dan loyalitas kita dalam melayani masyarakat,” katanya.
Bupati LAZ juga menegaskan bahwa persoalan anggaran tidak boleh dijadikan alasan untuk menunda penanganan masalah yang terjadi di tengah masyarakat.
“Saya tidak pernah mempersulit soal anggaran. Tapi jangan sekali-kali bekerja dengan pola menunggu anggaran, itu bukan kerja loyal,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia secara terbuka menyampaikan tidak akan ragu mengambil langkah tegas terhadap pejabat maupun staf yang dinilai tidak serius menjalankan tugasnya.
“Menunda pekerjaan, apalagi menyangkut pelayanan publik adalah bentuk ketidakloyalan. Ini saya sampaikan di bulan Ramadhan dan saya serius,” katanya.
Selain menekankan kedisiplinan, Bupati LAZ juga mengingatkan pentingnya soliditas dan koordinasi antarinstansi. Ia meminta seluruh OPD untuk meninggalkan ego sektoral dan membangun kerja sama yang kuat dalam menyelesaikan persoalan daerah.
“Jangan merasa tanpa satu orang pekerjaan tidak akan berjalan. Tidak ada yang tidak tergantikan,” ujarnya.
Menutup arahannya, Bupati LAZ berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan menjadi pelajaran bagi seluruh jajaran pemerintah daerah agar bekerja lebih sigap dan profesional.
“Hanya keledai yang jatuh pada lubang yang sama dua kali. Mari kita jaga komitmen bersama agar pemerintahan ini berjalan dengan baik dan benar,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....