Iqbal Janjikan Pipa Air untuk Warga Donggo, Ini Alasannya

  • 03 Mar 2026 15:55 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, menerima laporan mengenai persoalan air bersih di Desa Donggo, Kabupaten Bima. Di atas perkampungan itu sebenarnya telah tersedia tampungan air.

Namun, air belum mengalir ke rumah-rumah warga lantaran belum adanya jaringan pipa distribusi. Saat musim hujan tiba, kualitas air pun memburuk dan berubah keruh.

Iqbal menilai kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. “Air adalah kebutuhan dasar. Tidak boleh ada tampungan air yang tidak bisa dimanfaatkan hanya karena tidak ada pipa,” kata Iqbal, Selasa, 3 Maret 2026.

Ia memastikan pemerintah provinsi akan segera memasangkan jaringan pipa agar air dari tampungan bisa disalurkan langsung ke rumah penduduk. Menurut dia, persoalan infrastruktur dasar seperti air bersih harus menjadi prioritas.

Dalam kunjungan itu, Iqbal juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga. Bantuan tersebut berupa paket sembako, uang tunai, 50 sak semen untuk perbaikan jalan desa dan mushola, serta 1.000 bibit pohon untuk penghijauan kawasan yang gundul.

“Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi ini adalah bentuk kehadiran pemerintah. Kita ingin memastikan masyarakat Donggo merasakan perhatian dan dukungan nyata,” ujarnya.

Selain persoalan air bersih, pemerintah juga menyoroti kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut. Berdasarkan data pendamping desa, terdapat 150 kepala keluarga di Desa Mbawa yang masuk kategori kemiskinan ekstrem dan menjadi fokus penanganan.

Iqbal menegaskan pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi prioritas utama pemerintah provinsi. “Kita tidak boleh membiarkan saudara-saudara kita hidup dalam kemiskinan ekstrem. Intervensi harus tepat sasaran dan kita akan kawal bersama agar program benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Di tengah keterbatasan infrastruktur dan ekonomi, Donggo menyimpan potensi sumber daya manusia yang menonjol. Sekitar 700 warga tercatat menjadi anggota TNI. Sejumlah putra-putri daerah juga berhasil melanjutkan pendidikan tinggi di Pulau Jawa dan Sulawesi.

“Saya bangga dengan masyarakat Donggo. Dengan segala keterbatasan, banyak yang berhasil menjadi prajurit TNI dan sarjana. Ini bukti bahwa semangat dan tekad masyarakat Donggo luar biasa,” ujar Iqbal.

Kepala Dusun Sori Fo’o, Nasrudin, menyebut kunjungan gubernur kali ini sebagai momen bersejarah bagi warga. “Ini kunjungan gubernur pertama ke Donggo, dan masyarakat merasa sangat diperhatikan,” katanya.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal percepatan pembangunan infrastruktur dasar, terutama akses air bersih, sekaligus penguatan program penanganan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Donggo, Kabupaten Bima.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....