Menteri KKP Tegur Keras Infrastruktur KNMP di Ekas Buana
- 27 Feb 2026 20:48 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, menegur keras kondisi infrastruktur Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Jumat, 27 Februari 2026. Dalam kunjungannya, ia meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap bangunan dan sarana pendukung yang diperuntukkan bagi masyarakat pesisir.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri memastikan pembangunan yang menelan anggaran sebesar Rp23 miliar itu nantinya benar-benar dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang aktivitas dan produktivitas nelayan setempat. Evaluasi dilakukan terhadap sejumlah fasilitas utama, mulai dari pemeriksaan kelayakan cool storage untuk penyimpanan ikan, bengkel nelayan, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya yang disiapkan guna memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.
Ia menegaskan masih diperlukan berbagai pembenahan agar seluruh fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh anggota koperasi yang merupakan nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih. “Ada beberapa pekerjaan yang harus segera dievaluasi dan dibenahi supaya fasilitas ini benar-benar siap digunakan. Jangan sampai sudah dibangun dengan anggaran besar, tetapi tidak maksimal pemanfaatannya,” tegas Menteri Trenggono.
Selain itu, pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) juga akan dilakukan untuk menunjang aktivitas melaut para nelayan. Fasilitas tersebut diharapkan mampu memastikan ketersediaan bahan bakar yang mudah diakses dan terjangkau bagi nelayan setempat.
“Kita akan siapkan SPBN agar nelayan tidak kesulitan mendapatkan bahan bakar. Ini penting supaya operasional melaut berjalan lancar dan biaya bisa lebih efisien,” ujarnya.
Menteri Trenggono juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan keberlanjutan program tersebut. “Setelah serah terima nanti, pengelolaan harus benar-benar profesional dan transparan. Semua ini untuk kesejahteraan nelayan, jadi harus kita kawal bersama Pak Bupati,” tutupnya.
Sementara itu, Menteri Trenggono memastikan bahwa setelah proses serah terima selesai, pengelolaan Kampung Nelayan Merah Putih akan diserahkan kepada pemerintah daerah melalui badan usaha milik daerah bersama koperasi nelayan setempat. Dengan pola tersebut, diharapkan pengelolaan dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, dan berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di Lombok Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....