Respons Cepat Bupati Lombok Barat Atasi Jembatan Putus Sekotong Timur

  • 25 Feb 2026 07:32 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Kepedulian negara kembali terasa di tengah masyarakat ketika Lalu Ahmad Zaini, Bupati Lombok Barat, turun langsung meninjau jembatan putus di Sekotong Timur, Kecamatan Lembar, Minggu, 22 Februari 2026. Langkah cepat ini menjadi secercah harapan bagi ratusan warga yang sempat terisolasi akibat terjangan arus sungai yang deras.

Tanpa agenda seremonial, Bupati yang akrab disapa LAZ itu langsung memeriksa titik kerusakan jembatan dan berdialog dengan warga setempat. Ia kemudian memberikan arahan teknis di lokasi kepada jajaran Dinas PUPR-PKP Kabupaten Lombok Barat serta perangkat desa.

Kepala Desa Sekotong Timur, H. Marwan, menjelaskan jembatan tersebut merupakan akses vital penghubung wilayah perbatasan Desa Mereje dan Sekotong Timur. Curah hujan tinggi sejak malam hari menyebabkan abrasi parah di dinding sungai hingga meruntuhkan struktur utama jembatan.

“Warga kami benar-benar kesulitan, apalagi ini sudah masuk bulan puasa. Akses ke pasar, fasilitas kesehatan, dan tempat ibadah praktis terputus,” ujarnya di hadapan Bupati.

Mendengar laporan tersebut, LAZ langsung mengambil keputusan di tempat. Ia menegaskan dalam situasi darurat, kecepatan tindakan jauh lebih penting daripada prosedur administratif yang berlarut.

“Saya minta Pak Kades dan masyarakat segera gotong royong. Tebang pohon kelapa, kita buat jembatan darurat. Hari ini dikerjakan, besok pagi minimal motor sudah bisa lewat,” katanya tegas.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk pembangunan jembatan permanen. Selain itu, alat berat telah diperintahkan segera turun ke lokasi untuk menormalkan aliran sungai guna mencegah kerusakan lanjutan.

“Penanganan darurat jalan, tapi solusi permanen juga harus segera disiapkan,” ucapnya.

Tak hanya fokus pada jembatan, Bupati LAZ juga menyampaikan kabar baik terkait infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Menurutnya, ruas jalan penghubung desa yang terdampak sudah masuk dalam prioritas pembangunan tahun anggaran berjalan.

“Jalan ini sudah masuk program pengaspalan. Jadi ke depan, bukan hanya pulih, tapi kualitas akses transportasi warga akan jauh lebih baik,” katanya.

Di akhir kunjungannya, LAZ berpesan agar seluruh jajaran pemerintah tetap bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing serta mengedepankan pelayanan nyata kepada masyarakat.

“Kita tidak perlu banyak bicara di kantor. Pemerintah harus hadir di lapangan saat rakyat tertimpa musibah,” tutupnya.

Langkah responsif ini pun menuai apresiasi luas dari warga Sekotong Timur. Mereka berharap jembatan darurat segera difungsikan agar aktivitas ibadah dan ekonomi selama Ramadan kembali berjalan normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....