Revitalisasi Eks Bandara, UMKM Disiapkan Naik Kelas

  • 19 Feb 2026 08:40 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Kota Mataram mulai menghidupkan kembali kawasan eks Bandara Selaparang sebagai pusat aktivitas ekonomi baru dengan menata dan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.

Langkah ini dilakukan bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I sebagai pengelola aset, dengan target menjadikan kawasan tersebut sebagai sentra UMKM yang lebih tertib dan representatif, terutama dalam momentum Ramadan 1447 Hijriah.

Asisten I Setda Kota Mataram, H. Lalu Martawang, mengatakan upaya ini bukan sekadar relokasi pedagang dari badan jalan ke dalam kawasan, melainkan bagian dari strategi besar peningkatan kapasitas usaha.

“Titik temunya adalah bagaimana kita meningkatkan kapasitas pelaku UMKM Kota Mataram. Ini langkah awal agar mereka lebih tertata sekaligus naik kelas,” ujarnya Kamis, 19 Februari 2026.

Dalam jangka pendek, seluruh pelaku UMKM yang selama ini berjualan di pinggir jalan akan digeser masuk ke dalam kawasan eks bandara selama Ramadan. Selanjutnya, pihak Angkasa Pura I akan melakukan desain ulang kawasan agar lebih representatif.

“Untuk sementara kita masukkan dulu ke dalam. Ke depan, desainnya akan ditata lebih baik oleh Angkasa Pura,” jelas Martawang.

Ia menambahkan, penataan jangka panjang akan diawali dengan pendataan dan akurasi data pelaku UMKM, dilanjutkan dengan program capacity building dan proses seleksi mitra. Langkah ini dimaksudkan agar gerai-gerai yang disiapkan benar-benar diisi oleh pelaku usaha yang memenuhi standar.

“Akan ada validasi. Jika kapasitasnya tidak meningkat atau menurun, tentu hasil seleksi bisa menyatakan tidak layak menempati lokasi tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya, kebijakan ini juga merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat agar Angkasa Pura di daerah berperan aktif dalam pemberdayaan UMKM. Dengan kolaborasi tersebut, Pemkot Mataram menargetkan kawasan eks Bandara Selaparang menjadi ikon revitalisasi UMKM kota.

"Jangka panjangnya nanti kawasan eks bandara Selaparangbukan hanya sebagai lokasi relokasi sementara, tetapi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....