Petani Terlindungi, BULOG Sosialisasi Asuransi Pertanian

  • 10 Feb 2026 06:52 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Selong - Perum BULOG memperkenalkan skema asuransi pertanian sebagai upaya memperkuat perlindungan petani dari risiko gagal panen akibat perubahan iklim, serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), hingga bencana alam. Program ini disosialisasikan melalui kegiatan Bulog Peduli Petani yang digelar di Selong, Kabupaten Lombok Timur, Senin 9 Februari 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perum BULOG yang bertujuan meningkatkan pemahaman petani mengenai pentingnya mitigasi risiko dalam usaha tani, khususnya pada komoditas padi.

Direktur SDM dan Transformasi Perum BULOG, Sudarsono Hardjosoerkarto, mengatakan bahwa program asuransi pertanian ini masih bersifat uji coba dan menjadi perhatian khusus BULOG dalam mendukung keberlanjutan produksi pangan nasional.

“Kami memberikan perhatian dalam program Bulog Peduli Petani, khususnya uji coba asuransi pertanian tanaman padi, baik yang berbasis hasil panen maupun yang berkaitan dengan perubahan iklim,” ujar Sudarsono.

Ia menjelaskan, BULOG tidak hanya melakukan sosialisasi, tetapi juga memberikan bantuan premi asuransi kepada kelompok tani terpilih. Untuk pelaksanaan uji coba di Lombok Timur, bantuan asuransi diberikan untuk lahan pertanian seluas 125 hektare.

“Lombok Timur menjadi salah satu lokasi uji coba bersama empat daerah lainnya, yaitu Jambi, Jawa Barat, dan Bali. Sasaran program ini adalah petani produsen padi mitra BULOG yang dipilih oleh Dinas Pertanian Lombok Timur,” jelasnya.

Menurut Sudarsono, skema asuransi ini tergolong baru di Indonesia karena selama ini risiko akibat perubahan suhu dan curah hujan yang memengaruhi tanaman pangan belum sepenuhnya terjamin. Ia berharap, setelah petani merasakan manfaatnya, program ini dapat dilanjutkan dan diperluas dengan dukungan pemerintah daerah, provinsi, hingga pemerintah pusat.

“Kami berharap petani dapat menjalankan produksi pertanian secara berkelanjutan. Mereka adalah mitra penting BULOG dalam menjaga ketersediaan pangan, khususnya beras, serta stabilisasi harga,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, tim ahli bersama PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) turut memberikan penjelasan teknis secara rinci mengenai mekanisme asuransi pertanian kepada kelompok tani dan seluruh peserta yang hadir.

Sementara itu, Asisten II Setda Lombok Timur, Muhammad Hairi, menyambut baik program tersebut. Ia menilai asuransi pertanian sebagai langkah strategis untuk menjaga ketahanan ekonomi petani di daerah yang mayoritas penduduknya bergantung pada sektor pertanian.

“Kami ingin Lombok Timur terus berdaya. Jangan sampai petani jatuh hanya karena perubahan cuaca. Mereka harus tetap eksis dan kuat sebagai petani,” ujar Hairi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Perum BULOG atas pelaksanaan program Bulog Peduli Petani yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....