Antisipasi Virus Nipah, Dinkes Lombok Timur Tingkatkan Kewaspadaan
- 09 Feb 2026 19:16 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Virus Nipah hingga saat ini masih terus diwaspadai agar tidak masuk ke wilayah Kabupaten Lombok Timur. Kewaspadaan ini dilakukan mengingat dampak virus tersebut yang berbahaya bagi kesehatan manusia.
Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H. Lalu Aries Fahrozi, mengatakan bahwa himbauan dari Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah diteruskan ke seluruh Puskesmas. Puskesmas diminta melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mencegah masuk dan penyebaran Virus Nipah di daerah tersebut.
“Prinsipnya tetap santai namun waspada. Hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus Virus Nipah di Lombok Timur dan kita berharap tidak ada kasus yang muncul,” ujar Aries, Senin, 9 Februari 2026.
Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. Virus ini diketahui dibawa oleh kelelawar dan juga dapat menular melalui babi.
Penularan pada manusia bisa terjadi melalui konsumsi makanan, terutama buah-buahan, yang terkontaminasi air liur atau sisa gigitan kelelawar. Masyarakat diimbau untuk menghindari mengonsumsi buah yang sudah tergigit hewan, jatuh ke tanah, atau tidak terjaga kebersihannya.
"Sangat penting untuk memastikan seluruh makanan yang dikonsumsi dalam kondisi bersih dan higienis," katanya.
Aries berharap masyarakat Lombok Timur tetap menjaga kebersihan makanan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan terhadap Virus Nipah. Adapun gejala Virus Nipah yang perlu diwaspadai meliputi demam, sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan, mual, muntah, gangguan pernapasan, hingga penurunan kesadaran dan kejang pada kondisi berat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....