Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara Ikuti RakornasKemendagri2026

  • 05 Feb 2026 12:29 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna mendukung percepatan pembangunan nasional. Hal tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH bersama Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri, ST, MT serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) KLU pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.

Rakornas yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia tersebut berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin 2 Februari 2026, dengan mengusung tema penguatan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam implementasi program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.

Forum strategis nasional ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, para menteri kabinet, anggota Forkopimda provinsi se-Indonesia, Forkopimda kabupaten/kota se-Indonesia, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) se-Indonesia, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga stabilitas nasional sebagai fondasi utama pembangunan. Ia menyampaikan bahwa perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi, namun tidak boleh diekspresikan dengan cara-cara yang memicu konflik, kerusuhan, maupun mengancam keutuhan negara.

“Pembangunan nasional membutuhkan suasana yang aman, tertib, dan kondusif,” kata Presiden.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa kebijakan nasional tidak cukup hanya ditetapkan dalam bentuk regulasi, tetapi harus dipahami, disepakati, dan dilaksanakan secara bersama oleh seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Rakornas ini menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi, agar pelaksanaan kebijakan tidak berjalan dengan tafsir masing-masing,” ujarnya.

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan isu-isu strategis nasional, seperti pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, pendidikan, dan penurunan angka stunting. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana untuk menjembatani kebijakan dengan pelaksanaan di lapangan, mengingat masih terdapat kebijakan yang kuat secara regulatif namun lemah dalam implementasi.

Rakornas juga memfokuskan pembahasan pada penjelasan tujuan, target, serta indikator Program Prioritas Presiden, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala implementasi dan merumuskan solusi konkret. Seluruh kebijakan diharapkan dapat berjalan tepat sasaran, berdampak nyata, efektif, efisien, serta akuntabel melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar menyampaikan bahwa Rakornas Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk membangun kesatuan visi dan misi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Harus ada kesamaan pandang antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga tujuan utama pembangunan, yaitu kesejahteraan masyarakat, dapat benar-benar terwujud,” ujar Najmul.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kuantitas dan kualitas kerja aparatur pemerintah agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Menurutnya, Presiden Republik Indonesia turut mengingatkan para kepala daerah agar tetap menjaga marwah, semangat, dan integritas dalam menjalankan amanah rakyat.

“Pak Presiden meminta agar para kepala daerah tidak menurunkan marwah dan semangat dalam melaksanakan amanah yang telah diberikan oleh rakyat,” katanya.

Bupati Najmul menegaskan bahwa seluruh kepala daerah dituntut memiliki komitmen kuat untuk terus berinovasi dan melakukan terobosan dalam membangun daerah, sehingga kebijakan dan program pembangunan benar-benar berdampak langsung pada masyarakat.

“Semua diminta memberikan pelayanan dasar terbaik kepada masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya,” jelasnya. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....