TVRI NTB Gandeng Berbagai Pihak Sukseskan Nobar Pildun
- 01 Feb 2026 16:28 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Momentum penayangan Piala Dunia (Pildun) 2026 dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menggerakkan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi siaran dan kegiatan nonton bareng (nobar) di berbagai daerah. Dukungan ini sejalan dengan hak siar yang dimiliki TVRI sebagai lembaga penyiaran publik nasional.
Tepat pada Minggu 1 Februari 2026, TVRI seluruh Indonesia melaksanakan acara Kick Off Bola Gembira, termasuk stasiun TVRI NTB yang dilaksanakan di Teras Udayana.
Selarasa dengan hal itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB, Ahsanul Khalik, menyampaikan bahwa ajang sepak bola terbesar dunia itu menjadi peluang strategis untuk mendorong perputaran ekonomi berbasis kerakyatan.
“Ini kebanggaan bagi bangsa Indonesia dan masyarakat NTB. Momentum ini harus kita manfaatkan untuk menggerakkan ekonomi, salah satunya melalui kegiatan nonton bareng yang melibatkan pelaku UMKM,” jelasnya.
Menurut Ahsanul, pemerintah provinsi akan mendorong kabupaten/kota menggelar nobar di ruang-ruang publik dengan melibatkan pelaku usaha lokal. Setiap titik kegiatan diharapkan menjadi ruang promosi dan transaksi produk UMKM sehingga tercipta ekosistem ekonomi yang tumbuh dari aktivitas masyarakat. Selain dampak ekonomi, kegiatan ini juga dinilai mampu menumbuhkan semangat olahraga di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala TVRI Stasiun NTB, Ina Djara, menegaskan kesiapan pihaknya dalam memastikan masyarakat dapat mengakses siaran Piala Dunia secara luas, termasuk di wilayah yang selama ini masih mengalami blank spot siaran.
“Kami akan melakukan pengecekan di sejumlah lokasi agar masyarakat bisa menerima siaran TVRI, baik melalui jalur terestrial maupun digital,” katanya.
TVRI NTB juga menyiapkan kolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan agenda nobar di berbagai tingkatan wilayah, mulai dari provinsi hingga desa. Kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai ajang menonton bersama, tetapi juga ruang pemberdayaan ekonomi warga.
“Kami mengajak pelaku usaha, sektor pariwisata, serta pemerintah daerah untuk berkolaborasi. UMKM akan dilibatkan di sekitar lokasi nobar agar ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujar Ina.
Ia menambahkan, sinergi dengan lembaga penyiaran dan media lain juga akan diperkuat guna memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan membuat penyelenggaraan nobar lebih tertata sekaligus memberi dampak sosial dan ekonomi yang nyata.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan TVRI, NTB menargetkan Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi tontonan global, tetapi juga momentum kebangkitan ekonomi lokal berbasis partisipasi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....