Psikolog Ingatkan Bahaya Stigma Terhadap Masalah Kesehatan Mental
- 31 Jan 2026 20:08 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Stigma terhadap masalah kesehatan mental masih kuat di masyarakat. Banyak orang merasa malu atau takut dicap lemah ketika mengalami gangguan emosional.
Psikolog Klinis BNNP NTB, Wahyu Hasni Ilmi, menilai pandangan tersebut justru memperburuk kondisi. Orang yang membutuhkan bantuan cenderung memilih diam.
Ia menyoroti anggapan bahwa laki-laki tidak boleh menunjukkan kesedihan. Stereotip ini membuat banyak pria menahan beban emosinya sendiri.
“Pikiran bunuh diri memang bisa muncul pada siapa saja, tapi laki-laki sering kali tidak bercerita dan itu sangat berbahaya,” ungkap Wahyu, Sabtu 31 Januari 2026.
Ia menjelaskan perempuan cenderung lebih mudah menyalurkan emosi melalui cerita kepada orang terdekat. Sementara laki-laki sering memilih memendam masalah.
Kondisi ini membuat risiko tindakan ekstrem lebih besar pada individu yang tidak memiliki ruang ekspresi. Ketika beban mental menumpuk, jalan keluar terasa semakin sempit.
Menurutnya, edukasi tentang kesehatan mental perlu dilakukan secara luas. Masyarakat harus memahami bahwa mencari bantuan bukan tanda kelemahan.
Wahyu menilai peran sekolah, keluarga, dan komunitas sangat penting dalam membangun budaya terbuka. Lingkungan yang suportif membantu seseorang merasa aman untuk bercerita.
“Komunikasi yang hangat bisa menjadi penyangga utama kesehatan mental seseorang,” katanya.
Ia mendorong setiap orang lebih peka terhadap perubahan perilaku orang di sekitarnya. Penurunan interaksi atau perubahan sikap bisa menjadi tanda peringatan.
Kesadaran kolektif dinilai dapat menurunkan risiko kasus bunuh diri maupun kekerasan. Kepedulian sosial menjadi kunci pencegahan.
Wahyu menegaskan kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Mengabaikannya hanya akan memperbesar risiko di masa depan.
“Semakin cepat kita peduli, semakin besar peluang menyelamatkan seseorang dari keputusan yang fatal,” katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....