DPRD Lombok Barat Turun Langsung Bantu Warga Banjir
- 31 Jan 2026 16:56 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID., Lombok Barat - Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat. Melalui aksi swadaya, para wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) II turun langsung menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak banjir di Desa Buwun Mas, Jumat 16 Januari 2026.
Bantuan tersebut dikumpulkan secara mandiri sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan empati kolektif terhadap warga yang mengalami kesulitan akibat bencana. Penyaluran dilakukan langsung di posko dusun agar distribusi bantuan dapat tepat sasaran dan diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.
Adapun logistik yang disalurkan meliputi 500 kilogram beras, ratusan dus mi instan, air mineral, serta ribuan paket konsumsi siap saji. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan pascabanjir.
Ketua DPRD Kabupaten Lombok Barat, Lalu Ivan Indaryadi, menegaskan kehadiran DPRD di tengah masyarakat bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk ikut mencari solusi atas persoalan banjir yang kerap berulang.
Menurutnya, penanganan bencana tidak cukup hanya dengan respons darurat, melainkan membutuhkan langkah kolaboratif lintas sektor yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya fokus pada solusi mendasar seperti normalisasi sungai dan perbaikan sistem drainase di wilayah rawan banjir.
“Yang paling penting saat ini adalah bagaimana semua pihak bisa duduk bersama mencari solusi permanen. Jangan terjebak saling menyalahkan soal penyebab banjir, karena yang dibutuhkan masyarakat adalah tindakan nyata,” ucapnya.
DPRD Lombok Barat, lanjut Ivan, siap mendorong sinergi antara pemerintah daerah, instansi teknis, dan masyarakat agar upaya mitigasi bencana dapat berjalan lebih terarah dan efektif ke depan.
Aksi kemanusiaan ini mendapat respons positif dari warga setempat yang berharap perhatian terhadap penanganan banjir tidak berhenti pada bantuan darurat, tetapi berlanjut pada kebijakan dan program nyata demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....