Gubernur NTB Tinjau Banjir Sekotong, Janjikan Penanganan Hulu
- 14 Jan 2026 14:24 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal meninjau langsung lokasi banjir di Desa Pengantap, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Rabu, 14 Januari 2026. Ia datang bersama Ketua TP PKK NTB Sinta Agathia Iqbal, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, dan Wakil Bupati Nurul Adha.
Pemerintah Provinsi NTB menyalurkan bantuan sembako dan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Menurut Iqbal, penanganan banjir dilakukan bertahap dengan membagi kebutuhan jangka pendek, menengah, hingga panjang.
“Yang paling mendesak saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selimut, sembako, dan perlengkapan hidup. Bantuan sudah disalurkan Pemkab, Pemprov, dan Baznas,” ujarnya.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan, Lombok Barat, Rabu, 9 Januari 2026. (Foto: RRI/Diskominfotik NTB)
Selain distribusi logistik, pemerintah memprioritaskan pembersihan drainase dan sungai yang mengalami sedimentasi. Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Barat akan mendatangkan alat berat, termasuk ekskavator dari provinsi, untuk normalisasi saluran air melalui Dinas PUPR dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I.
Masyarakat juga dilibatkan dalam gotong royong membersihkan drainase.
“Kita fokuskan dulu pembersihan drainase karena curah hujan masih tinggi. BWS akan mengeruk sedimentasi yang sementara dimanfaatkan sebagai tanggul darurat,” kata Iqbal.
Namun, ia menegaskan solusi teknis jangka pendek tidak cukup tanpa perbaikan wilayah hulu. Kerusakan lingkungan dan berkurangnya daerah resapan di perbukitan disebut sebagai penyebab utama sedimentasi.
“Untuk jangka menengah dan panjang, kita harus membenahi bukit-bukit yang gundul. Jika hulunya tidak dibenahi, banjir akan terus berulang,” ujarnya.
Gubernur juga meminta pemerintah desa lebih selektif dalam menerbitkan rekomendasi pemanfaatan lahan yang berpotensi merusak lingkungan. Adapun terkait kerusakan jalan, perbaikannya telah diusulkan dalam program peningkatan jalan daerah dan akan dikerjakan bertahap sesuai kemampuan fiskal.
“Selama ini prioritas pada jalan logistik. Ke depan kawasan ini akan diperlakukan sebagai jalur penunjang pariwisata dan kami review percepatan penanganannya,” ujar Iqbal.
Untuk rumah warga yang rusak, pemerintah akan menetapkan status tanggap darurat melalui Surat Keputusan agar pembiayaan dapat dilakukan bersama melalui belanja tidak terduga Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Barat.
Sejumlah perangkat daerah turut menyalurkan bantuan. Baznas NTB mengirim air bersih, beras, dan kebutuhan pokok.
Dinas Kesehatan NTB menyalurkan paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan balita, penjernih air, kaporit, serta abate. Dinas Sosial NTB mendistribusikan beras, mie instan, minyak goreng, gula, kecap, saus, kasur, selimut, terpal, family kit, kids ware, tenda gulung, makanan siap saji, hingga perlengkapan hunian sementara.
BPBD NTB menambah bantuan air bersih, mie instan, dan terpal. Pemerintah desa setempat juga menyalurkan mie, air mineral, dan paket sandang. Dari APBD Kabupaten Lombok Barat, disalurkan bahan kebutuhan harian seperti beras, mie instan, gula, kecap, dan saus.
Usai meninjau Sekotong, Gubernur melanjutkan peninjauan ke wilayah terdampak banjir di Kabupaten Lombok Tengah. Penanganan di daerah tersebut, kata Iqbal, akan mengikuti pola yang sama: bantuan darurat, normalisasi saluran, serta pembenahan hulu sebagai solusi jangka menengah dan panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....