Pemkab Dompu Alihkan Lokasi Batalyon Teritorial TNI

  • 29 Sep 2025 08:45 WIB
  •  Mataram

KBRN, Dompu : Markas Besar TNI akhirnya menetapkan lokasi pembangunan Batalyon Teritorial di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, berada di kawasan Doro Mboha, Desa Soritetanga, Kecamatan Pekat, tepatnya di lereng barat Gunung Tambora.

Keputusan ini diambil setelah melalui proses komunikasi intensif antara Pemerintah Kabupaten Dompu, unsur TNI-Polri, dan para petani ternak.

Pertemuan resmi dipimpin Bupati Dompu Bambang Firdaus bersama Komandan Kodim Dompu Letkol Czi Janu Hendarto dan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur.

“Dalam forum itu, petani ternak menyatakan kesediaannya mendukung pembangunan batalyon di Doro Mboha,” kata Bupati Dompu, Bambang Firdaus, Senin (29/9/2025).

Sebelumnya, pembangunan batalyon sempat direncanakan di kawasan Doro Ncanga, Desa Soritatanga, yang memiliki lahan seluas 75 hektare.

Namun, rencana itu menimbulkan kekhawatiran karena Doro Ncanga merupakan area utama pelepasan ternak rakyat yang sudah berlangsung turun-temurun.

“Pemerintah khawatir keberadaan batalyon akan mengganggu keberlangsungan usaha peternakan rakyat,” katanya.

Sebagai solusi, lokasi dialihkan ke Doro Mboha, tepatnya pada lahan eks PT Purna Yudha yang memiliki luas lebih dari 100 hektare.

Lahan ini berada di ujung barat area pelepasan ternak sehingga dinilai lebih aman bagi keberlanjutan usaha peternakan masyarakat.

Proses pengalihan lahan akan ditangani oleh BPN melalui Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), sebelum dihibahkan ke TNI untuk pembangunan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bambang juga menyetujui aspirasi petani ternak agar dilakukan revisi terhadap Perda Nomor 6 Tahun 2023 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Dalam perda disebutkan luas area pelepasan ternak Dompu 3.634 hektare, namun menurut petani angka itu tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Bupati menegaskan, keberadaan Batalyon Teritorial (BTP) bukan hanya menjalankan fungsi pertahanan dan keamanan, tetapi juga mendukung pembangunan nasional.

BTP akan terlibat dalam berbagai program prioritas, seperti ketahanan pangan, swasembada nasional, kesejahteraan masyarakat, pengelolaan lahan, hingga mendukung program pemerintah seperti Koperasi Merah Putih dan makan bergizi gratis.

“Selain itu, BTP diharapkan mampu merespons cepat ancaman biosecurity maupun bencana alam,” katanya.

Dengan adanya kesepakatan ini, Bupati Bambang mengajak seluruh masyarakat, terutama petani ternak, untuk bersama-sama mendukung pembangunan Batalyon Teritorial di Dompu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....