Volume Sampah Naik Pertahun, DLH Mataram Optimalisasi Infrastruktur Pengolahan
- 15 Apr 2025 17:38 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Kota Mataram menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah. Dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang terus meningkat setiap tahunnya, volume sampah di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat ini ikut melonjak tajam, diperkirakan naik antara 10 hingga 20 persen setiap tahun.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, H.Nizar Denny Cahyadi, menjelaskan bahwa tren kenaikan volume sampah merupakan konsekuensi logis dari pertumbuhan populasi yang terus terjadi.
"Kita akan optimalkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) baik yang saat ini di Sandubaya dan TPST Kebon talo yang masih dalam proses untuk di bangun sebagai solusi jangka panjang untuk mencegah penumpukan dan memperbaiki sistem pengolahan sampah secara menyeluruh," jelasnya Selasa (15/4/2025).
Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), sejak 2021 hingga saat ini, populasi Mataram mengalami lonjakan signifikan, yang secara langsung mempengaruhi produksi sampah harian yang kini mencapai 230 hingga 250 ton per hari.
“Lonjakan volume sampah ini harus dijawab dengan penambahan infrastruktur TPST. Tanpa itu, kita hanya akan berkutat pada masalah yang sama dari tahun ke tahun,” ujar Nizar.
Salah satu strategi yang sedang dioptimalkan adalah pengangkutan sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS). DLH menargetkan seluruh TPS di Kota Mataram dalam kondisi steril atau kosong dari tumpukan sampah maksimal pukul 12.00 siang setiap hari.
"Khusus di TPS Lawata yang diberi waktu pengangkutan hingga pukul 18.00 sore, karena padatnya aktivitas masyarakat di wilayah tersebut," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....