BPBD Lombok Timur Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem
- 27 Mar 2025 20:30 WIB
- Mataram
KBRN, Lombok Timur: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur mengimbau warga untuk tetap waspada menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi berdampak pada bencana alam. Cuaca ekstrem yang dapat terjadi mencakup pohon tumbang, angin kencang, hingga banjir.
BPBD mencatat bahwa dalam beberapa hari terakhir, sejumlah pohon tumbang telah terjadi di beberapa wilayah seperti Sembalun, Labuhan Haji, Sukamulia, Masbagik, dan Sakra Barat. Bahkan, beberapa rumah warga dilaporkan tertimpa pohon akibat angin kencang.
Kepala Pelaksana BPBD Lotim, Lalu Mulyadi, mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama saat cuaca tidak menentu. "Kami mengimbau agar warga tidak membiarkan anak-anak bermain hujan di daerah yang rawan banjir dan aliran air deras yang dapat membahayakan," ujarnya. Kamis (17/3/2025). Mulyadi menambahkan bahwa kondisi cuaca ekstrem, mulai dari hujan ringan hingga hujan lebat, diperkirakan akan berlangsung hingga Idul Fitri.
BPBD saat ini berada dalam kondisi siaga dan siap menghadapai kemungkinan buruk yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem. "Wilayah Kabupaten Lombok Timur berpotensi mengalami hujan lebat meski terlihat cerah di beberapa tempat. Kami minta warga untuk menghindari lokasi-lokasi yang berpotensi terkena bencana," katanya.
Beberapa kecamatan yang dikenal rentan terhadap bencana alam, seperti pohon tumbang dan banjir, menjadi perhatian khusus BPBD. Pihak BPBD terus memantau potensi bencana dan sudah menyiapkan langkah-langkah penanggulangan yang diperlukan.
BPBD memiliki mekanisme penanganan yang telah disiapkan untuk menghadapi bencana. Begitu terjadi bencana, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD segera dikerahkan untuk melakukan penanganan darurat.
"Tim TRC akan melakukan evakuasi, menyalurkan bantuan logistik, serta melakukan asesmen untuk menilai dampak dan kebutuhan korban. Langkah rehabilitasi dan rekonstruksi akan segera dilaksanakan setelahnya," jelas Mulyadi.
Pada fase tanggap darurat, BPBD juga akan memberikan bantuan logistik berupa pangan, sandang, dan tempat tidur untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak. Setelah situasi mulai stabil, tim BPBD akan melakukan penilaian lebih lanjut untuk membantu proses pemulihan bagi masyarakat yang terdampak.
"Segala upaya telah kami persiapkan, namun yang paling penting adalah kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat sendiri," kata Mulyadi, menutup imbauannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....