Disdik Mataram Atur Jam Sekolah Selama Ramadan

  • 15 Feb 2026 15:55 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Upaya menjaga kualitas pembelajaran di tengah ibadah puasa mendorong Dinas Pendidikan Kota Mataram resmi menyesuaikan jam sekolah selama Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh satuan pendidikan TK/PAUD, SD, dan SMP negeri maupun swasta di Kota Mataram, dengan skema lima hari sekolah namun durasi belajar lebih singkat.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Yusuf, menjelaskan penyesuaian dilakukan agar proses belajar tetap efektif tanpa mengabaikan kondisi fisik siswa yang menjalankan puasa. Selama Ramadan, jam masuk sekolah dimulai pukul 08.00 Wita.

“Durasi pembelajaran kami sesuaikan agar anak-anak tetap fokus belajar meski sedang berpuasa. Kebijakan ini memberi kenyamanan tanpa mengurangi kualitas proses belajar,” ujarnya, Minggu 15 Februari 2026.

Untuk jenjang PAUD dan SD, satu jam pelajaran dipangkas dari 35 menit menjadi 25 menit. Sementara itu, di tingkat SMP, durasi yang semula 40 menit menjadi 30 menit per jam pelajaran. Dengan pengurangan waktu tersebut, sekolah diharapkan tetap mampu menuntaskan target kurikulum melalui pengaturan materi yang lebih efektif dan proporsional.

Selain aspek akademik, Disdik juga mengarahkan sekolah memperkuat pendidikan karakter, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keagamaan sesuai agama dan keyakinan masing-masing peserta didik. Yusuf menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendukung kebijakan ini.

“Kami berharap orang tua ikut mendampingi dan memantau anak-anak, baik saat belajar mandiri maupun dalam menjalankan ibadah di rumah. Dukungan keluarga sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter anak,” katanya.

Adapun jadwal libur keagamaan ditetapkan pada 16–18 Maret 2026 menjelang Idulfitri, serta peringatan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026. Libur setelah Idulfitri berlangsung pada 23–27 Maret 2026, dan kegiatan pembelajaran kembali aktif pada 30 Maret 2026.

"Kami berharap suasana Ramadan tetap produktif sekaligus kondusif bagi dunia pendidikan di Kota Mataram," ungkapnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....