Bulog NTB Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
- 03 Feb 2026 12:01 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram — Perum Bulog Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan kesiapan penuh dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Wakil Pemimpin Wilayah (Wapimwil) Bulog NTB, Rizal P. Sukmaadijaya, mengatakan Bulog secara prinsip siap melakukan pengamanan harga, stok, dan distribusi komoditas pangan strategis di lapangan.
“Saat ini stok yang tersimpan di gudang Bulog Pulau Lombok dan Sumbawa mencapai sekitar 151 ribu ton setara beras. Dengan jumlah tersebut, ketahanan stok kita mencapai 11 bulan ke depan, jauh di atas ketentuan minimum pemerintah yang mewajibkan ketersediaan stok tiga bulan,” ujar Rizal, belum lama ini.
Ia menegaskan, kondisi tersebut membuat Bulog NTB sangat optimistis mampu menghadapi lonjakan kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri nanti. “Untuk NTB, ketahanan stok sampai 11 bulan. Saya rasa ini sangat aman,” katanya.
Selain beras, Bulog NTB juga mendapat penugasan pemerintah untuk melakukan stabilisasi harga minyak goreng rakyat. Distribusi minyak goreng terus dilakukan guna memastikan harga tetap terkendali dan pasokan tersedia di masyarakat.
“Penugasan yang sedang kami amankan saat ini memang beras dan minyak goreng. Namun pada prinsipnya Bulog siap jika mendapat penugasan untuk komoditas lain,” jelas Rizal.
Ia menambahkan, Bulog juga memiliki kesiapan untuk mengamankan komoditas pangan pokok lainnya seperti gula dan terigu apabila diperlukan dalam rangka pengendalian harga dan operasi pasar.
Terkait permintaan masyarakat agar operasi pasar digelar hingga ke tingkat desa, Rizal menjelaskan bahwa Bulog membuka ruang koordinasi dengan pemerintah daerah. Masyarakat dapat mengajukan permohonan operasi pasar melalui Dinas Ketahanan Pangan kabupaten/kota setempat maupun langsung ke Bulog.
“Nanti akan dijadwalkan bersama. Bulog siap datang ke lokasi yang disepakati, terutama di titik-titik keramaian yang memang membutuhkan intervensi pasar,” ungkapnya.
Dengan kesiapan stok dan distribusi tersebut, Bulog NTB berharap masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan dan harga pangan selama Ramadan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....