Demi Keselamatan dan Kepastian Tim, MotoGP Revisi Prosedur Start Tertunda
- 25 Apr 2026 22:41 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Jerez – Dunia MotoGP kembali melakukan penyesuaian regulasi demi meningkatkan efisiensi dan kepastian prosedur di lintasan. Komisi Grand Prix resmi menyetujui pembaruan aturan terkait prosedur Start Tertunda atau Delayed Start, yang langsung berlaku mulai putaran Estrella Galicia 0,0 Grand Prix Spanyol di Sirkuit Jerez.
Perubahan tersebut tertuang dalam pembaruan Pasal 1.18.18 tentang Start Tertunda. Salah satu poin utama dalam revisi ini adalah perubahan hitungan mundur di grid setelah start dinyatakan tertunda. Jika sebelumnya hitungan mundur dilanjutkan pada papan informasi 3 menit, kini proses tersebut dimulai kembali pada papan 5 menit.
Keputusan ini diambil setelah evaluasi terhadap pelaksanaan regulasi sebelumnya yang dinilai kurang memberi waktu cukup bagi tim untuk menyesuaikan persiapan motor di grid. Dalam kondisi tertentu, ketika Start Tertunda diumumkan, mekanik dan kru tim membutuhkan waktu tambahan untuk memastikan motor siap digunakan dalam sesi warm up lap.
| Baca juga: Mandalika Siap Sambut MotoGP 2026 |
Komisi Grand Prix menilai sistem sebelumnya berpotensi menimbulkan kebingungan, terutama terkait batas waktu kapan kru harus menghentikan pekerjaan mereka di area grid. Dengan dimulainya kembali hitungan mundur dari papan 5 menit, tim kini memiliki jeda waktu yang lebih jelas sebelum memasuki tahapan akhir prosedur start.
“Perubahan ini bertujuan memberikan kepastian yang lebih baik bagi tim serta menjaga kelancaran prosedur start. Tim membutuhkan informasi yang jelas agar dapat menyelesaikan pekerjaan teknis pada motor tanpa terburu-buru,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan dalam komunikasi MotoGP.
Dalam regulasi baru tersebut, papan informasi 3 menit tetap menjadi batas akhir bagi kru tim untuk menyelesaikan pekerjaan pada motor dan meninggalkan area grid. Dengan demikian, tambahan waktu dua menit sebelum fase tersebut dinilai cukup untuk mengurangi tekanan operasional menjelang balapan dimulai.
Perubahan regulasi ini juga dipandang sebagai langkah preventif guna menghindari potensi kekacauan di grid ketika terjadi penundaan start akibat cuaca, insiden teknis, atau kondisi lintasan yang tidak memungkinkan balapan dimulai sesuai jadwal.
Sirkuit Jerez menjadi seri pertama yang menerapkan aturan anyar tersebut. Keputusan ini sekaligus menunjukkan upaya berkelanjutan MotoGP dalam menyempurnakan aspek operasional balapan, terutama yang berkaitan dengan keselamatan, koordinasi tim, dan kepastian prosedur di area start.
Dengan regulasi yang lebih jelas, tim diharapkan dapat menjalankan persiapan terakhir dengan lebih terstruktur, sementara Race Direction memiliki mekanisme yang lebih efektif dalam mengelola situasi darurat sebelum balapan dimulai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....