Sirkuit Mandalika Uji Sistem Kebakaran Jelang MotoGP
- 22 Sep 2026 16:39 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, kesiapan sistem keselamatan di Pertamina Mandalika International Circuit kembali diuji. Salah satunya sistem proteksi kebakaran yang menjadi bagian penting dalam pengamanan sirkuit saat aktivitas meningkat.
Pengujian dilakukan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Lombok Tengah pada 16 September 2026.
Pengujian menyasar sistem pompa dan jaringan hydrant yang telah diperbarui. Dari hasil uji, semburan air hydrant mampu mencapai ketinggian 20–25 meter secara vertikal dan jangkauan 35–45 meter secara horizontal.
Sistem tersebut juga dilengkapi flexible hose sepanjang 30 meter untuk membantu petugas menjangkau titik penanganan kebakaran.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengatakan pengujian dilakukan untuk memastikan fasilitas keselamatan tidak hanya tersedia, tetapi benar-benar berfungsi ketika dibutuhkan.
“Terlebih, dalam waktu dekat kita akan menyelenggarakan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan menghadirkan aktivitas dan mobilitas dalam skala besar. Pengujian bersama Damkartan Lombok Tengah ini menjadi bagian dari upaya kami memastikan sistem pendukung keselamatan dapat bekerja ketika dibutuhkan,” kata Troy.
Kebutuhan terhadap sistem keselamatan tersebut semakin penting karena sirkuit memiliki aktivitas yang cukup padat sepanjang tahun. Hingga September 2026, tercatat 132 kegiatan dalam kalender sirkuit, terdiri atas 89 event motorsport dan 43 event non-motorsport.
Total pemanfaatan sirkuit sepanjang periode tersebut mencapai 244 hari aktivitas.
Untuk mendukung sistem proteksi kebakaran, sirkuit memiliki sumber air utama berkapasitas 300 meter kubik serta tiga lapis sistem pompa. Tersedia pula pompa cadangan yang tetap dapat membantu suplai air ketika terjadi gangguan listrik.
Jaringan tersebut dilengkapi pengendalian tekanan serta koneksi yang memungkinkan unit pemadam kebakaran memberikan tambahan suplai air dan tekanan apabila diperlukan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lombok Tengah, H. Supardan, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan sistem proteksi kebakaran di sirkuit berfungsi dengan baik.
“Berdasarkan hasil survei tim Damkartan Lombok Tengah, sistem proteksi kebakaran di Pertamina Mandalika International Circuit berfungsi dengan baik dan siap digunakan,” ujarnya.
Meski demikian, Damkartan merekomendasikan penambahan rambu penunjuk arah menuju titik hydrant. Rambu tersebut dinilai penting untuk memudahkan petugas menemukan dan mengakses hydrant ketika terjadi kondisi darurat.
ITDC menyebut pengujian tersebut tidak hanya dilakukan untuk menghadapi MotoGP Mandalika yang dijadwalkan berlangsung 9–11 Oktober 2026. Sistem keselamatan juga dipersiapkan untuk mendukung penggunaan sirkuit sebagai lokasi berbagai kegiatan nasional dan internasional sepanjang tahun.
Troy mengatakan pengujian dilakukan agar kesiapan sistem dapat diketahui sebelum terjadi kondisi darurat.
“Sistem keselamatan harus dipastikan bekerja sebelum benar-benar dibutuhkan sehingga kami tidak hanya memperkuat infrastrukturnya, tetapi juga mengujinya dalam kondisi operasional,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....