Didukung Pimpin KONI NTB, Gubrnur Iqbal Senyum Lebar

  • 07 Agt 2026 13:44 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal belum memutuskan maju sebagai Ketua KONI NTB meski mendapat dukungan terbuka dari Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman.
  • Iqbal memilih istikharah terlebih dahulu dan menegaskan tetap fokus mengurus agenda pembangunan NTB.

RRI.CO.ID, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal belum menentukan sikap atas dorongan agar dirinya maju sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB. Meski mendapat dukungan terbuka dari Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, Iqbal mengaku masih ingin fokus menjalankan tugas sebagai gubernur.

"Saya baru dengar dari beliau. Kita tunggu saja. Istikharah dulu," kata Iqbal kepada wartawan di Pendopo Gubernur NTB, Jumat, 7 Agustus 2026.

Iqbal mengatakan belum ingin terburu-buru mengambil keputusan. Menurut dia, masih banyak agenda strategis yang harus menjadi prioritas Pemerintah Provinsi NTB.

"Saya masih ingin fokus untuk mengurus agenda besar NTB ke depan," ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan setelah Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman secara terbuka menyatakan dukungannya agar Iqbal memimpin KONI NTB. Menurut Marciano, posisi gubernur sebagai Ketua KONI akan memperkuat koordinasi pembinaan atlet sekaligus persiapan daerah menghadapi agenda olahraga nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).

"Kita sama-sama memberikan dukungan penuh kepada Gubernur sebagai Ketua KONI NTB," kata Marciano di Mataram.

Ia mencontohkan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang gubernurnya juga menjabat sebagai Ketua KONI daerah. Model itu, menurut dia, dinilai ideal untuk mempercepat pengambilan keputusan menjelang penyelenggaraan PON.

"Kalau Gubernur maju sebagai Ketua KONI, kita semua harus mendukung. Beliau adalah pejabat tertinggi di provinsi ini," ujarnya.

Marciano juga menepis isu yang berkembang bahwa calon Ketua KONI NTB harus memiliki saldo rekening Rp 5 miliar.

"Tidak ada. Saya Ketua KONI Pusat saja nol. Tidak pernah ada syarat seperti itu," katanya.

Menurut dia, mekanisme pencalonan sepenuhnya menjadi kewenangan tim penjaringan dan penyaringan dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov). KONI Pusat, kata Marciano, tidak akan mencampuri proses tersebut.

"Saya tidak mau mengintervensi. Silakan mekanismenya berjalan," ujarnya.

Menanggapi isu syarat dana miliaran rupiah itu, Iqbal memilih menanggapinya dengan nada bercanda. Ia mengatakan dirinya bahkan tidak memiliki uang Rp5 miliar seperti yang ramai diperbincangkan.

Proses pemilihan Ketua KONI NTB sendiri saat ini masih bergulir melalui tahapan Musorprov. Sejauh ini, Iqbal belum menyatakan secara resmi apakah akan menerima dorongan tersebut dan ikut dalam kontestasi pemilihan Ketua KONI NTB.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....