Musorprov KONI NTB, Belum Pilih Ketua
- 30 Agt 2026 15:36 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram — Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) XIII 2026 KONI NTB belum memasuki tahap pemilihan Ketua Umum. Agenda Musorprov saat ini masih berada pada dua tahapan penting, menyusul proses penjaringan dan penyaringan bakal calon Ketua Umum KONI NTB periode 2026-2030 yang belum menghasilkan calon tetap untuk diajukan ke Sidang Pleno III.
Dengan demikian, proses pemilihan Ketua Umum KONI NTB periode 2026-2030 belum dapat dilaksanakan dan masih menunggu keputusan serta tahapan lanjutan dalam forum Musorprov KONI NTB yang dilaksanakan pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Saat ditemui usai pembukaan Musorprov KONI NTB, Ketua Penyelenggara Musorprov KONI NTB, I Gusti Lanang Bratasuta, mengatakan agenda Musorprov diarahkan pada penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) serta laporan Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP). Laporan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa tahapan pemilihan ketua umum tidak dapat dilanjutkan karena belum adanya calon tetap.
“Agenda hari ini sampai dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban dan laporan ketua tim penjaringan dan penyaringan yang tidak berhasil menetapkan calon tetap untuk diajukan ke tahapan sidang pleno ketiga di pemilihan ketua umum,” ujar Brata.
Dengan kondisi tersebut, kewenangan untuk menentukan langkah lanjutan berada di tangan KONI Pusat. Salah satu opsi yang dapat ditempuh yaitu penunjukan kartaker untuk mempersiapkan pelaksanaan Musorprov lanjutan yang secara khusus akan mengagendakan pemilihan Ketua Umum KONI NTB.
“Selanjutnya, kita akan kembalikan kepada KONI Pusat yang menunjuk. apakah menunjuk kartaker, karena itu kewajibannya sudah berada pada KONI Pusat untuk melaksanakan Musorprov lanjutan yang khusus nanti pada untuk pemilihan ketua umum masa bakti 2022–2026,” katanya.
Menurut Brata, tidak terlaksananya salah satu tahapan pemilihan bukan berarti seluruh proses Musorprov harus berakhir tanpa kepastian. Tahapan pemilihan ketua umum yang belum dapat dilaksanakan akan menjadi bagian dari agenda Musorprov lanjutan sesuai kewenangan KONI Pusat.
“Satu tahapan pemilihan tak bisa dilaksanakan karena tidak ada calon tetapnya. Nah, itu kewenangannya ada di KONI Pusat,” ucapnya.
Di tengah belum tuntasnya agenda pemilihan, Brata berharap proses Musorprov KONI NTB tetap berlangsung dalam suasana damai dan mengedepankan kepentingan olahraga di daerah.
Ia menilai sosok yang nantinya memimpin KONI NTB harus memiliki visi yang jelas untuk membawa prestasi olahraga NTB ke arah yang lebih baik. Selain kemampuan memimpin, komitmen, keikhlasan, dan pengorbanan juga menjadi modal penting dalam mengemban amanah tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....