Ketua KONI NTB Kosong, Cabor Diminta Tetap Siapkan Atlet PON 2028
- 08 Sep 2026 14:04 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram — Kekosongan posisi Ketua KONI NTB jangan sampai menghambat persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Pengurus Provinsi (Pengprov) masing-masing cabang olahraga (cabor) justru diminta bergerak lebih cepat dengan menggelar Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Mandiri.
Tokoh olahraga NTB, H. Andy Hadianto, mengatakan Pengprov cabor tidak perlu menunggu terlalu lama, apalagi berharap seluruh kebutuhan persiapan atlet baru berjalan setelah anggaran pemerintah tersedia.
Menurutnya, setiap cabor cukup memetakan atlet yang memiliki peluang besar meraih medali di PON 2028. Atlet-atlet potensial tersebut kemudian langsung dipersiapkan melalui Pelatda Mandiri.
“Ketua-ketua Pengprov cabor itu segera mempelatda-kan, Pelatda Mandiri lah dulu. Untuk atlet-atletnya yang kira-kira bisa meraih medali di PON 2028. Tidak usah banyak-banyak, tiga-empat orang di pelatda-kan,” kata Andy Selasa, 8 September 2026.
Andy menilai langkah tersebut penting mengingat waktu menuju PON 2028 semakin terbatas. Jika persiapan masih menunggu kepengurusan KONI NTB definitif maupun anggaran pemerintah, dikhawatirkan program latihan atlet kembali terlambat.
Karena itu, Andy meminta para ketua Pengprov cabor menunjukkan komitmen dan pengorbanan untuk memajukan olahraga NTB.
“Pelatda Mandiri masing-masing cabor itu. Sebab kalau nunggu, ketua KONI nanti nunggu anggaran pemerintah, waduh berat. Memang harus ada pengorbanan ketua cabor ini untuk mempersiapkan atletnya,” katanya.
Menurut Andy, Pelatda Mandiri tidak harus langsung melibatkan banyak atlet. Fokus utama yaitu atlet yang benar-benar memiliki potensi dan peluang medali sehingga pembinaan bisa lebih terarah dan efektif.
Ia berharap kekosongan kursi Ketua KONI NTB tidak menjadi alasan bagi Pengprov cabor untuk menghentikan persiapan. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi momentum bagi masing-masing cabor untuk mengambil inisiatif sejak dini demi menjaga peluang NTB bersaing di PON 2028.
| Baca juga: Tuan Rumah PON, KONI NTB Dituntut Lebih Siap |
Senada dengan dorongan tersebut, Pengurus Provinsi Hapkido (HI) NTB usai mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) beberapa waktu lalu, tetap kembali menggelar latihan secara reguler sembari menunggu informasi lebih lanjut terkait pelaksanaan Pelatda untuk menghadapi PON 2028.
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) HI NTB, Awan Darmawan, mengatakan masa jeda tersebut dimanfaatkan untuk mulai merumuskan standar yang akan menjadi acuan dalam menentukan atlet yang diproyeksikan memperkuat NTB di ajang PON 2028.
“Setelah selesai Porprov, kami kembali melakukan latihan reguler sambil menunggu adanya informasi terkait dengan Pelatda untuk PON. Di saat inilah kami sedang mulai menggodok apa yang menjadi standar-standar untuk pemilihan atlet-atlet PON,” ujar Awan belum lama ini.
Menurutnya, selain melakukan evaluasi secara internal terhadap para atlet, pihaknya juga tengah mempertimbangkan kemungkinan untuk kembali menggelar seleksi. Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan atlet yang dipilih benar-benar memenuhi standar dan memiliki kesiapan untuk bersaing di level nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....