Jadi Tontonan Menarik, Persaingan Ketat Atlet Catur di Porprov NTB 2028

  • 13 Jul 2026 14:33 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Cabang olahraga catur menjadi salah satu tontonan menarik dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII 2028 yang mulai dipertandingkan sejak Senin, 13 Juli 2026 di Balai Latihan Koperasi, Mataram. Persaingan antar kabupaten dan kota berlangsung semakin ketat, mencerminkan meningkatnya kualitas para atlet yang tampil di ajang tersebut.

Meratanya kualitas atlet dari 10 kontingen menjadi salah satu indikator keberhasilan pembinaan yang selama ini dijalankan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) NTB bersama pengurus cabang di daerah.

Ketua Pengprov Percasi NTB, Raihan Anwar, mengatakan peningkatan kualitas atlet terlihat jelas, terutama pada nomor catur kilat yang menyajikan pertandingan-pertandingan sengit sejak babak awal.

"Setelah melihat pertandingan nomor catur kilat, kemajuan para pemain kita luar biasa. Persiapan rata-rata seluruh kontingen dari 10 kabupaten/kota sangat baik. Ada pemain-pemain muda yang semakin matang, ada juga pemain senior yang masih mampu bersaing. Persaingannya sangat ketat, terutama pada nomor beregu," ujar Raihan.

Menurutnya, pemerataan kekuatan antardaerah menunjukkan bahwa program pembinaan yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir mulai membuahkan hasil. Tidak lagi hanya didominasi oleh daerah tertentu, kini hampir seluruh kontingen mampu memberikan perlawanan dan berpeluang meraih medali.

Raihan berharap dari Porprov kali ini akan lahir lebih banyak pecatur muda potensial yang dapat dipersiapkan untuk ajang yang lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028.

"Mudah-mudahan ke depan akan muncul lebih banyak pemain muda yang bisa kita orbitkan, baik untuk persiapan PON maupun menghadapi Porprov berikutnya," katanya.

Pada Porprov NTB XII 2028, seluruh kontingen ambil bagian dalam pertandingan meski tidak semuanya menurunkan atlet di seluruh nomor.

Cabang olahraga catur pada Porprov XII 2026 mempertandingkan nomor beregu putra dan putri, perorangan putra dan putri, serta veteran. Khusus kelompok putra dan putri, pertandingan dibagi dalam tiga kategori, yakni catur kilat (lightning chess), catur cepat (rapid chess), dan catur klasik.

"Dalam setiap nomor putra dan putri diperebutkan tiga medali emas, yakni untuk kategori kilat, cepat, dan klasik. Secara keseluruhan terdapat 13 medali emas yang diperebutkan, terdiri atas enam medali emas di putra, enam di putri, dan satu medali emas di kelompok veteran," ucap Raihan.

Senada dengan itu, salah seorang atlet catur asal Kota Bima, Anhar, mengatakan bahwa munculnya atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB) membuat dirinya harus mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi kejuaraan catur pada ajang multi-event olahraga tingkat provinsi tersebut.

Menurutnya, saat ini hampir seluruh kabupaten/kota di NTB memiliki atlet catur potensial dengan kualitas yang semakin merata. Kondisi tersebut membuat persaingan antarpeserta semakin kompetitif, sehingga setiap pertandingan dipastikan berlangsung lebih menarik dan ketat.

“Persaingan di kalangan atlet catur saat ini sudah semakin merata. Tidak lagi seperti dulu, ketika Kabupaten Bima menjadi daerah yang paling dominan dan banyak melahirkan atlet terbaik. Kini, Catur telah berkembang dengan baik sehingga kekuatan atlet catur tersebar lebih merata di seluruh kabupaten dan kota di NTB” ujarnya.

Dengan semakin meratanya kualitas atlet dan ketatnya persaingan antardaerah, Porprov NTB XII 2028 menjadi gambaran positif perkembangan olahraga catur di Nusa Tenggara Barat sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan berjenjang yang dilakukan Percasi NTB mulai menghasilkan regenerasi atlet yang siap bersaing di tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....