Wamenpora Resmikan Lapangan Padel dan Basket di Mandalika
- 11 Jul 2026 16:43 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI, Taufik Hidayat, meresmikan fasilitas olahraga Sade Social Space di kawasan The Mandalika, Lombok Tengah. Fasilitas yang diresmikan meliputi lapangan padel dan lapangan basket sebagai bagian dari upaya memperkuat The Mandalika sebagai destinasi sport tourism di Nusa Tenggara Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Taufik mengapresiasi langkah ITDC yang mulai menghadirkan fasilitas olahraga di kawasan The Mandalika. Menurutnya, pengembangan fasilitas tersebut menjadi nilai tambah sehingga wisatawan tidak hanya datang untuk menyaksikan MotoGP, tetapi juga menikmati berbagai aktivitas olahraga dan rekreasi.
"Terima kasih kepada ITDC yang telah membuka fasilitas olahraga di Mandalika. Di sini sudah ada lapangan padel, voli, dan ke depan saya harap masih banyak fasilitas olahraga lain yang bisa dikembangkan. Semua itu memang tidak bisa instan, harus dilakukan secara bertahap," ujar Taufik Sabtu 11 Juli 2026.
Ia mengatakan tren olahraga kini berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Berbagai kegiatan seperti fun run, maraton hingga padel semakin diminati sehingga berpotensi menjadi daya tarik wisata baru.
"Mudah-mudahan ini menjadi salah satu penopang Mandalika. Orang datang ke sini tidak hanya melihat MotoGP, tetapi juga menikmati fasilitas olahraga. Sekarang olahraga sedang hype, banyak orang beralih ke aktivitas olahraga sebagai bagian dari hiburan dan gaya hidup," katanya.
Menurut mantan atlet bulu tangkis dunia itu, pengembangan sport tourism juga dapat dipadukan dengan kegiatan hiburan, kuliner, serta pemberdayaan UMKM sehingga mampu meningkatkan lama tinggal wisatawan di kawasan The Mandalika.
"Bisa dipadukan dengan festival kuliner, musik, live band atau kegiatan lainnya. Jadi orang datang, berolahraga, menikmati hiburan, dan akhirnya menginap di Mandalika. Ini sangat bermanfaat bagi NTB," tambahnya.
Taufik menegaskan pemerintah pusat siap memberikan dukungan terhadap pengembangan sport tourism. Namun, keberhasilannya tetap bergantung pada komitmen pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga serta memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun.
"Membangun fasilitas mungkin lebih mudah, tetapi merawatnya jauh lebih sulit. Karena itu saya berharap semua pihak ikut menjaga fasilitas ini agar terus bermanfaat," ujarnya.
Ia juga mendorong pemerintah daerah memetakan cabang olahraga yang menjadi potensi unggulan NTB agar pembangunan fasilitas benar-benar sesuai kebutuhan atlet. Menurutnya, pembangunan sarana olahraga harus dibarengi dengan pembinaan atlet sehingga tidak berakhir menjadi fasilitas yang terbengkalai.
Terkait peluang penyelenggaraan turnamen padel internasional di Mandalika, Taufik menilai fasilitas yang ada saat ini belum memenuhi standar karena masih membutuhkan tribun dan infrastruktur pendukung lainnya.
"Kalau untuk event internasional memang belum karena harus memenuhi standar federasi internasional, bukan hanya lapangannya tetapi juga tribun dan fasilitas pendukung lainnya. Namun kalau terus dikembangkan, bukan tidak mungkin suatu saat Mandalika bisa menjadi tuan rumah," jelasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menegaskan ITDC siap mendukung pengembangan kawasan The Mandalika melalui konsep yang memadukan olahraga, pariwisata, dan budaya.
"Kami siap mendukung ketiganya, sport, tourism, dan culture. Kegiatan budaya sudah berjalan melalui festival kuliner, bazar UMKM, dan berbagai aktivitas lainnya. Sekarang kami juga terus melengkapi fasilitas olahraga," ungkap Ahmad Fajar.
Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat ITDC akan membuka Saga Padel, fasilitas baru yang memiliki lima lapangan padel. Kehadiran fasilitas tersebut didukung investor asal Spanyol dan diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan maupun komunitas olahraga ke The Mandalika.
Selain itu, ITDC juga terus membuka peluang investasi di sektor perhotelan, restoran, dan fasilitas premium lainnya agar kawasan The Mandalika semakin berkembang sebagai destinasi wisata kelas dunia yang tidak hanya ramai saat MotoGP, tetapi juga hidup sepanjang tahun melalui berbagai agenda sport tourism, budaya, dan hiburan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....