9.200 Pelari Ramaikan Pocari Sweat Run di Mandalika
- 11 Jul 2026 18:49 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Sebanyak 9.200 pelari dari berbagai daerah di Indonesia memeriahkan ajang Pocari Sweat Run Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, pada kategori lari 4,3 kilometer, Sabtu 11 Juli 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian di Nusa Tenggara Barat.
Antusiasme peserta terlihat sejak siang hari saat memenuhi area sirkuit. Suasana semakin semarak dengan kehadiran sejumlah artis Tanah Air, di antaranya Raffi Ahmad, Irfan Hakim, serta sejumlah figur publik lainnya yang ikut memeriahkan kegiatan.
Gubernur NTB, Muhammad Iqbal, mengatakan penyelenggaraan Pocari Sweat Run tahun ini merupakan edisi kedua di Mandalika dengan berbagai penyempurnaan dibandingkan tahun sebelumnya. Berbagai evaluasi telah dilakukan agar kualitas penyelenggaraan terus meningkat.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi NTB menargetkan ajang tersebut berkembang menjadi marathon bertaraf dunia sehingga mampu menarik lebih banyak pelari mancanegara ke Lombok.
"Kita belajar banyak dari penyelenggaraan tahun lalu dan melakukan berbagai perbaikan. Harapan kita, event ini nantinya menjadi world class marathon sehingga semakin banyak peserta asing yang datang ke NTB," ujarnya.
Iqbal menilai pelaksanaan pada bulan Juli lebih ideal karena kondisi cuaca dan suhu lebih bersahabat bagi pelari dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Meski demikian, jadwal pelaksanaan tetap akan dievaluasi untuk menentukan waktu terbaik pada tahun-tahun mendatang.
Ia menambahkan, kehadiran berbagai side event membuat Pocari Sweat Run tidak hanya dinikmati para pelari, tetapi juga masyarakat dan wisatawan yang datang ke Mandalika. Menurutnya, ajang ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ekosistem sport tourism di Pulau Lombok, sekaligus melengkapi agenda olahraga internasional seperti MotoGP Mandalika yang akan digelar pada Oktober mendatang.
Sementara itu, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, menegaskan pemerintah pusat memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan event olahraga di NTB.
Menurutnya, olahraga kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat sehingga kegiatan seperti Pocari Sweat Run memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Selain mendorong masyarakat berolahraga, event tersebut juga memberikan dampak ekonomi yang nyata.
"Kehadiran 9.200 peserta tentu berdampak pada tingkat hunian hotel, transportasi hingga sektor usaha lainnya. Ini menjadi kebahagiaan bagi NTB karena sport tourism mampu menggerakkan ekonomi daerah," ujarnya.
Taufik berharap keberhasilan Pocari Sweat Run dapat menarik lebih banyak perusahaan maupun penyelenggara event olahraga nasional dan internasional untuk menggelar kegiatan serupa di NTB.
Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka, mengatakan kawasan The Mandalika terus dikembangkan sebagai destinasi sport tourism yang terintegrasi. Selama pelaksanaan event, tingkat okupansi akomodasi di kawasan Mandalika tercatat hampir mencapai 100 persen.
Selain itu, ITDC menghadirkan Mandalika Street Food Festival dan meresmikan tiga lapangan padel serta satu lapangan basket sebagai fasilitas pendukung sport tourism di kawasan tersebut.
"Seluruh fasilitas ini saling terintegrasi sehingga kawasan Mandalika semakin siap menjadi pusat penyelenggaraan berbagai event olahraga dan wisata," ujarnya.
Di sisi lain, Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati, mengungkapkan sekitar 72 persen peserta berasal dari luar Lombok, sedangkan hanya 28 persen merupakan peserta lokal.
Menurutnya, komposisi tersebut menunjukkan sport tourism mampu menarik wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi daerah.
"Kami berharap para peserta tidak hanya datang untuk berlari, tetapi juga menikmati pantai, gunung, kuliner, dan berbagai destinasi wisata di Lombok sehingga manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.
Wina menambahkan, jadwal penyelenggaraan Pocari Sweat Run di Mandalika telah disesuaikan dengan kalender lari nasional maupun internasional agar tidak berbenturan dengan event besar lainnya. Evaluasi bersama Pemerintah Provinsi NTB akan kembali dilakukan untuk menentukan waktu penyelenggaraan yang paling tepat pada tahun berikutnya.
Dengan tingginya jumlah peserta, dominasi pelari dari luar daerah, serta dukungan pemerintah dan berbagai pihak, Pocari Sweat Run diharapkan terus berkembang menjadi agenda sport tourism unggulan Indonesia. Kehadirannya tidak hanya memperkuat citra Mandalika sebagai destinasi olahraga internasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat NTB.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....