Gubernur Iqbal Bidik Pocari Sweat Run Jadi Marathon Kelas Dunia

  • 12 Jul 2026 08:33 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Sebanyak 72 persen dari 9.200 peserta Pocari Sweat Run Lombok 2026 berasal dari luar Pulau Lombok, menunjukkan peningkatan daya tarik Mandalika sebagai destinasi sport tourism.
  • Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menargetkan event ini berkembang menjadi marathon berkelas dunia yang mampu menarik lebih banyak peserta mancanegara.
  • Sport tourism menjadi strategi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pariwisata dan menciptakan multiplier effect terhadap perekonomian melalui peningkatan okupansi hotel, transportasi, dan transaksi sektor kuliner serta UMKM.
  • Pemerintah NTB akan memperbanyak penyelenggaraan event olahraga nasional dan internasional di Mandalika untuk membangun ekosistem sport tourism yang berkelanjutan.

‎RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Sekitar 72 persen dari 9.200 peserta Pocari Sweat Run Lombok 2026 berasal dari luar Pulau Lombok. Tingginya jumlah pelari dari luar daerah itu dinilai menjadi indikator meningkatnya daya tarik Mandalika sebagai destinasi sport tourism sekaligus penggerak ekonomi Nusa Tenggara Barat (NTB).

‎Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan penyelenggaraan Pocari Sweat Run yang memasuki tahun kedua di Mandalika terus mengalami peningkatan kualitas. Pemerintah Provinsi NTB menargetkan ajang tersebut berkembang menjadi marathon berkelas dunia yang mampu menarik lebih banyak pelari mancanegara.

‎"Kita berharap event ini berkembang menjadi world-class marathon, sehingga mampu menarik lebih banyak peserta mancanegara untuk datang ke Lombok," ujar Iqbal dalam pembukaan Pocari Sweat Run Lombok 2026 di Kawasan Mandalika, Sabtu, 11 Juli 2026.

‎Menurut Iqbal, sport tourism telah menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus menciptakan efek berganda terhadap perekonomian. Kehadiran ribuan peserta mendorong peningkatan okupansi hotel, penggunaan transportasi, kunjungan ke destinasi wisata, hingga transaksi di sektor kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif.

‎Pemerintah Provinsi NTB, kata dia, akan memperbanyak penyelenggaraan event olahraga nasional dan internasional di Mandalika. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem sport tourism sekaligus menjaga kunjungan wisatawan sepanjang tahun, termasuk menjelang MotoGP Mandalika pada Oktober mendatang.

‎Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat menilai sport tourism kini berkembang menjadi salah satu instrumen penggerak ekonomi daerah. Menurut dia, penyelenggaraan event olahraga berskala besar mampu menciptakan dampak ekonomi yang jauh melampaui pelaksanaan kompetisi.

‎"Event seperti ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah. Kami berharap semakin banyak penyelenggara maupun brand nasional yang menghadirkan event berskala besar di NTB," katanya.

‎Komitmen memperkuat sport tourism juga ditunjukkan ITDC dengan menghadirkan Mandalika Street Food Festival sebagai ruang promosi kuliner dan UMKM lokal serta meresmikan tiga lapangan padel dan satu lapangan basket di kawasan Mandalika.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....