Bendungan Meninting Siap Aliri Sawah dan Perkuat Air Bersih Wilayah Lombok
- 11 Jul 2026 16:42 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat – Pemanfaatan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat memasuki babak baru. Pemerintah pusat melalui dukungan Komisi V DPR RI memastikan anggaran pemanfaatan bendungan tersebut mulai disiapkan pada 2027 untuk mendukung jaringan irigasi pertanian sekaligus penyediaan air baku bagi masyarakat.
Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan NTB II, H. Abdul Hadi, S.E., M.M., mengatakan Bendungan Meninting merupakan salah satu infrastruktur strategis yang akan memberikan dampak besar bagi ketahanan pangan dan pemenuhan kebutuhan air bersih di Pulau Lombok.
"Kita patut bersyukur masyarakat NTB, khususnya Pulau Lombok, kini memiliki Bendungan Meninting dengan kapasitas tampung hampir 9,9 juta meter kubik. Tahun 2027 sudah kami anggarkan pemanfaatannya, terutama untuk mendukung irigasi dan penyediaan air minum," ujarnya, Jumat 10 Juli 2026.
Menurut Abdul Hadi, pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah pusat bukan pada saluran tersier, melainkan penyambungan jaringan irigasi utama agar manfaat bendungan dapat segera dirasakan masyarakat.
"Saluran primer menjadi fokus utama. Untuk jaringan irigasi akan disambungkan terlebih dahulu menuju Daerah Irigasi (DI) Sesaot sepanjang sekitar 19 kilometer. Pengerjaannya dilakukan bertahap, dimulai sekitar 10 kilometer, kemudian dilanjutkan sisa sekitar 9 kilometer," katanya.
Ia menjelaskan, penyelesaian jaringan primer tersebut akan membuka layanan irigasi bagi lebih dari 1.000 hektare lahan pertanian di kawasan DI Sesaot. Sementara itu, pengembangan jaringan irigasi lainnya juga akan mengairi sekitar 400 hektare lahan pertanian di wilayah Lombok Barat.
Selain itu, lahan pertanian di sekitar Bendungan Meninting seluas sekitar 40 hingga 50 hektare juga dipastikan memperoleh manfaat langsung dari keberadaan bendungan tersebut.
"Yang terpenting adalah air bisa mengalir ke jaringan utama terlebih dahulu. Setelah itu manfaatnya akan dirasakan ribuan hektare lahan pertanian sehingga produktivitas pertanian masyarakat dapat meningkat," tegasnya.
Tidak hanya mendukung sektor pertanian, Bendungan Meninting juga diproyeksikan menjadi sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat melalui jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
"Fungsi berikutnya adalah sebagai penyedia air baku. Nantinya suplai air minum akan difokuskan ke wilayah Batu Layar dan Gunung Sari di bagian utara. Sedangkan distribusi yang selama ini berasal dari Narmada akan dialihkan untuk melayani wilayah Lembar, bahkan diharapkan dapat menjangkau Sekotong sesuai dengan desain yang telah disusun," ucapnya.
Abdul Hadi optimistis kapasitas Bendungan Meninting mampu memenuhi dua kebutuhan utama masyarakat, yakni mendukung sistem irigasi pertanian dan menyediakan pasokan air bersih secara berkelanjutan.
"Yang paling penting adalah pemanfaatannya benar-benar optimal. Air yang tersedia di Bendungan Meninting harus mampu memenuhi kebutuhan irigasi sekaligus penyediaan air bersih bagi masyarakat Lombok," katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....