Beragam Bentuk Pempek, Kuliner Palembang yang Punya Keunikan
- 29 Sep 2026 09:04 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Pempek memiliki beragam bentuk dan jenis, antara lain lenjer, kapal selam, keriting, adaan, pistel, kulit, tunu dan lenggang.
- Setiap jenis memiliki ciri berbeda, mulai dari bentuk dan isian hingga cara memasaknya, seperti direbus, digoreng atau dipanggang.
- Cuko dengan cita rasa manis, asam dan pedas menjadi pendamping khas yang melengkapi berbagai jenis pempek.
RRI.CO.ID, Mataram - Pempek menjadi salah satu kuliner khas Palembang, Sumatera Selatan, yang dikenal luas hingga berbagai daerah di Indonesia. Mengutip dari berbagai sumber informasi kuliner, makanan berbahan dasar ikan dan tepung sagu ini memiliki tekstur kenyal dengan cita rasa gurih. Saat disajikan bersama cuko yang manis, asam dan pedas, pempek memiliki rasa yang semakin khas.
Menariknya, pempek tidak hanya memiliki satu bentuk. Di balik kuliner yang selama ini identik dengan pempek kapal selam, terdapat berbagai jenis pempek dengan bentuk, isian dan cara pengolahan yang berbeda. Keragaman inilah yang membuat pempek menarik untuk dikenali, karena setiap bentuk memiliki karakter tersendiri.
- Pempek Lenjer
Pempek lenjer merupakan salah satu bentuk pempek yang paling mudah dikenali. Bentuknya memanjang seperti silinder dan biasanya dibuat dari adonan ikan serta tepung sagu. Pempek lenjer dapat berukuran kecil maupun besar dan umumnya direbus terlebih dahulu sebelum digoreng saat akan disajikan.
- Pempek Kapal Selam
Pempek kapal selam memiliki bentuk lebih besar dan bagian tengahnya diisi telur utuh. Saat dimasak, pempek ini akan mengapung setelah matang. Isian telur menjadi ciri utama yang membedakannya dari pempek lenjer. Penyebutannya sebagai kapal selam juga sering dikaitkan dengan bentuknya yang dapat berada di dalam air ketika direbus sebelum akhirnya mengapung.
- Pempek Keriting
Sesuai namanya, pempek keriting mempunyai bentuk yang berlekuk-lekuk dan menyerupai mi yang ditumpuk atau digulung. Untuk menghasilkan bentuk tersebut, adonan biasanya dicetak menggunakan alat khusus. Tampilan yang rumit membuat pempek keriting menjadi salah satu jenis pempek yang cukup unik.
- Pempek Adaan
Berbeda dari pempek lenjer yang berbentuk panjang, pempek adaan memiliki bentuk bulat. Adonannya dapat menggunakan tambahan santan dan bawang sehingga menghasilkan aroma serta rasa yang lebih gurih. Pempek adaan juga memiliki cara pengolahan yang berbeda karena dapat langsung digoreng setelah dibentuk.
- Pempek Pistel
Pempek pistel memiliki bentuk menyerupai pastel. Bagian dalamnya dapat diisi dengan olahan daun pepaya muda dan ebi yang telah dibumbui. Kehadiran isian tersebut membuat pempek pistel mempunyai cita rasa yang berbeda dari pempek yang hanya mengandalkan rasa ikan.
- Pempek Kulit
Pempek kulit dibuat dengan memanfaatkan kulit ikan sebagai salah satu bagian dari adonannya. Penggunaan kulit ikan memberikan karakter rasa dan tekstur yang berbeda. Jenis ini menjadi salah satu contoh bagaimana bagian ikan dapat dimanfaatkan dalam kreasi kuliner pempek.
- Pempek Tunu atau Pempek Panggang
Kalau kebanyakan pempek dimasak dengan cara direbus lalu digoreng, pempek tunu memiliki cara pengolahan yang berbeda. Adonan pempek dipanggang hingga matang. Setelah itu, pempek dapat dibelah dan diberi isian seperti ebi, cabai dan kecap. Proses pemanggangan memberikan aroma dan karakter rasa yang khas.
- Pempek Lenggang
Pempek lenggang juga mempunyai proses pembuatan yang unik. Adonan pempek dicampur dengan telur kemudian dimasak menggunakan daun pisang sebagai wadah. Cara pengolahan tersebut menghasilkan bentuk dan tekstur yang berbeda dibandingkan pempek yang direbus atau digoreng.
Selain jenis-jenis tersebut, masih terdapat berbagai variasi pempek lainnya yang berkembang dalam tradisi kuliner Palembang. Perbedaan bentuk, bahan tambahan dan teknik memasak menunjukkan bahwa pempek memiliki kekayaan variasi yang cukup luas.
Apa pun jenisnya, pempek umumnya semakin lengkap ketika disajikan bersama cuko. Kuah berwarna gelap dengan perpaduan rasa manis, asam dan pedas tersebut menjadi pasangan yang hampir selalu hadir dalam penyajian pempek. Beberapa sajian juga dilengkapi potongan mentimun dan mi kuning.
Keragaman pempek membuat kuliner khas Palembang ini tidak hanya menarik dari sisi rasa, tetapi juga dari bentuk dan cara pengolahannya. Dari pempek yang panjang seperti lenjer, berisi telur seperti kapal selam, berbentuk keriting, bulat, hingga dipanggang, semuanya memperlihatkan kreativitas dalam mengolah bahan sederhana menjadi makanan yang memiliki karakter kuat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....