Ini Sejarah Cupcake Manis yang Legendaris

  • 15 Jun 2026 10:30 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Cupcake ternyata menyimpan sejarah panjang yang telah melintasi berbagai generasi dan budaya. Kue manis yang kini menjadi salah satu hidangan penutup favorit di seluruh dunia ini bukan sekadar makanan, tetapi juga simbol kreativitas, kebahagiaan, dan perayaan dalam berbagai momen spesial. Saat ini, cupcake mudah ditemukan di berbagai toko roti, kafe, hingga restoran modern. Dengan beragam rasa, warna, dan dekorasi yang menarik, cupcake berhasil mencuri perhatian berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa sejarah cupcake telah dimulai lebih dari dua abad yang lalu. Menurut web Lilliandarnel.com, Cupcake berasal dari Amerika Serikat pada akhir abad ke-18. Salah satu catatan awal mengenai kue ini ditemukan dalam buku resep American Cookery karya Amelia Simmons yang diterbitkan pada tahun 1796. Meski demikian, istilah cupcake baru dikenal luas pada tahun 1828 melalui buku resep karya Eliza Leslie.

Nama cupcake sendiri memiliki dua versi asal-usul. Pertama, karena kue ini dipanggang menggunakan wadah kecil berbentuk cangkir atau cup. Kedua, karena resep awalnya menggunakan ukuran cangkir sebagai alat ukur utama dalam menentukan komposisi bahan.

Pada masa itu, penggunaan cangkir sebagai alat ukur menjadi terobosan yang memudahkan masyarakat dalam membuat kue tanpa memerlukan timbangan khusus. Berbeda dengan kue berukuran besar yang membutuhkan waktu cukup lama untuk dipanggang, cupcake hadir sebagai alternatif yang lebih praktis. Ukurannya yang kecil membuat proses memasak menjadi lebih cepat dan mudah disajikan tanpa perlu dipotong.

Seiring berjalannya waktu, cupcake terus mengalami perkembangan. Jika pada awal kemunculannya cupcake hanya berupa kue sederhana dengan lapisan gula tipis, kini tampilannya semakin beragam dengan berbagai kreasi modern. Buttercream, cream cheese, ganache cokelat, karamel, matcha, red velvet, hingga buah-buahan segar menjadi pelengkap yang memperkaya cita rasa cupcake.

Selain itu, dekorasi cupcake juga berkembang menjadi sebuah karya seni. Banyak pembuat kue yang menghias cupcake dengan bunga, karakter kartun, tema perayaan, hingga desain yang disesuaikan dengan acara tertentu. Popularitas cupcake semakin melejit pada awal tahun 2000-an. Berbagai acara televisi, film, dan media sosial turut memperkenalkan cupcake sebagai hidangan penutup yang modern dan estetik.

Kini, cupcake tidak hanya hadir dalam acara ulang tahun, tetapi juga menjadi bagian dari pesta pernikahan, acara kantor, perayaan kelulusan, hingga hidangan penutup di berbagai kafe. Tren tersebut juga mulai berkembang di Indonesia. Banyak pelaku usaha kuliner menghadirkan cupcake dengan sentuhan lokal, seperti penggunaan buah tropis, pandan, kelapa, kopi, hingga cokelat khas Indonesia.

Fenomena ini menunjukkan bahwa cupcake mampu beradaptasi dengan berbagai budaya tanpa kehilangan identitasnya sebagai kue yang sederhana dan menyenangkan. Selain rasanya yang manis, daya tarik utama cupcake terletak pada kemampuannya menghadirkan kebahagiaan dalam porsi yang pas. Ukurannya yang kecil membuatnya mudah dinikmati sendiri maupun dibagikan kepada orang lain.

Tidak heran jika cupcake sering dikaitkan dengan momen kebersamaan dan perayaan kecil dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, banyak orang juga menjadikan cupcake sebagai media ekspresi kreativitas. Mulai dari dekorasi sederhana hingga desain artistik yang rumit, setiap cupcake memiliki karakter dan cerita yang berbeda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....