Kerak Telor, Kuliner Legendaris Khas Betawi
- 09 Jun 2026 09:53 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Jika mendengar kuliner khas Betawi makanan yang kerap muncul dan terlintas di benak biasanya kerak telor. Makanan tradisional satu ini dikenal dengan aroma gurih yang khas dan tekstur renyah serta cara memasak yang unik yaitu menggunakan tungku arang.
Kerak telor dipercaya mulai populer pada masa Batavia atau Jakarta tempo dulu. Kuliner ini berasal dari masyarakat Betawi yang mencoba memanfaatkan bahan makanan sederhana seperti beras ketan, telur, dan kelapa.
Konon kerak telor mulai dikenal luas pada masa kolonial Belanda karena sering dijajakan di kawasan pusat keramaian Batavia. Seiring waktu makanan ini menjadi salah satu ikon kuliner khas Betawi yang tetap bertahan hingga sekarang.
Nama kerak telor sendiri berasal dari lapisan kerak renyah yang terbentuk saat proses memasaknya. Hal yang membuat menarik bukan hanya rasanya tetapi juga cara memasaknya. Adonan beras ketan putih dicampur telur bebek atau telur ayam lalu dimasak di atas wajan kecil menggunakan tungku arang. Setelah setengah matang wajan biasanya dibalik menghadap bara api agar bagian atasnya matang dan menghasilkan aroma khas asap arang. Di atasnya kemudian ditambahkan serundeng kelapa sangrai, bawang goreng, dan bumbu khas Betawi. Perpaduan rasa gurih, renyah, dan aroma asap inilah yang membuat kerak telor memiliki cita rasa unik yang sulit dilupakan.
Hingga sekarang kerak telor masih menjadi salah satu kuliner wajib saat mengunjungi Jakarta. Makanan ini sering ditemukan di acara budaya Betawi, festival kuliner hingga kawasan wisata seperti Monas dan Kota Tua.
Kerak telor juga menjadi simbol kekayaan budaya Betawi yang terus dijaga ditengah perkembangan kota modern. Meski banyak makanan kekinian bermunculan, kuliner tradisional ini tetap punya tempat di hati masyarakat. Kerak telor bukan hanya makanan tradisional tetapi juga bagian dari sejarah budaya Betawi yang masih bertahan hingga sekarang. Dari bahan sederhana terlahir kuliner legendaris yang menjadi identitas khas Jakarta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....